Nextgen Student League 2026: Jalan Panjang Talenta Basket dari Sekolah hingga NSL All Star!
PERJALANAN sebuah mimpi besar sering kali dimulai dari lapangan yang sederhana. Begitu pula Nextgen Student League (NSL). Lahir di Surabaya pada 2023 sebagai wadah kompetisi basket pelajar, NSL kini memasuki penyelenggaraan keempat dengan langkah yang semakin besar: membawa liga yang tumbuh dari Jawa Timur menuju panggung nasional.
Melalui Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027, NSL Season 4 2026–2027 akan hadir di lima kota besar, yakni Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Tangerang, dan Jakarta. Khusus East Java Zone, kompetisi berlangsung pada 3–25 Oktober 2026 di Nextgen Arena, Ciputra World Mall Lantai 4, Surabaya.
Menurut Sudiantowi Limanauw, atau yang akrab disapa Awen (Founder NSL), jumlah kota yang bertambah di tahun keempat menjadi tonggak penting bagi NSL. Jika pada edisi pertama kompetisi masih berfokus di Surabaya dan Jawa Timur, dalam tiga musim berikutnya NSL mulai memperluas jaringan, meningkatkan jumlah peserta, hingga menghadirkan sistem prioritas bagi tim yang konsisten mengikuti liga. Kini pada musim keempat, NSL membawa pengalaman yang dibangun selama empat tahun ke skala yang lebih luas.
“Dari lima kota penyelenggaraan, NSL 2026 melibatkan lebih dari 500 sekolah, 750 tim, dan lebih dari 8.000 peserta,” kata Sudiantowi Limanauw, atau yang akrab disapa Awen (Founder NSL).
Pertumbuhan ini sekaligus menunjukkan bagaimana kompetisi basket pelajar dapat berkembang ketika dibangun secara konsisten dan melibatkan ekosistem yang lebih luas, mulai dari sekolah, pemain, pelatih, orang tua, komunitas, pemerintah daerah, hingga brand yang memiliki perhatian terhadap perkembangan generasi muda.
1. NSL Lebih dari Sekadar Turnamen Basket
Sejak awal, NSL tidak dirancang hanya sebagai turnamen untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Liga ini dibangun untuk menyediakan jalur kompetisi yang terstruktur bagi pemain usia pelajar, mulai dari SD, SMP hingga SMA, sekaligus menjadi ruang untuk membangun keterampilan dan karakter.
Di lapangan, pemain belajar lebih dari sekadar dribble, passing, atau shooting. Mereka belajar mengambil keputusan, bekerja dalam tim, menghadapi tekanan, menerima kekalahan, menghargai lawan, dan tetap percaya diri ketika permainan tidak berjalan sesuai harapan. Nilai sportivitas, disiplin, teamwork, mental juang, dan kepercayaan diri menjadi bagian penting dari perjalanan NSL.
“Kami ingin NSL menjadi tempat anak-anak bukan hanya bermain basket, tetapi juga menemukan potensi dan keberanian untuk bermimpi lebih jauh. Kompetisi adalah awalnya. Setelah itu, kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk terus berkembang,” kata Sudiantowi Limanauw, atau yang akrab disapa Awen (Founder NSL).
Semangat tersebut juga diwujudkan melalui berbagai aktivitas yang mendekatkan NSL dengan sekolah. Salah satunya melalui Nextgen School Tour, yang menghadirkan pembelajaran basket, mini games, team introduction, serta aktivitas interaktif bersama siswa. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membawa semangat olahraga lebih dekat ke lingkungan sekolah dan mendorong anak-anak untuk aktif, kreatif, serta berprestasi.
2. Dari Podium Menuju Nextgen Camp
Babak berikutnya dari perjalanan NSL adalah Nextgen Camp. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai hadiah bagi juara, tetapi sebagai reward sekaligus tahap pembinaan lanjutan bagi pemain dan pelatih terbaik dari setiap seri NSL.
Jika kompetisi pada umumnya berakhir ketika trofi diberikan, NSL ingin membuat perjalanan tersebut terus berlanjut. Para peserta terpilih akan mendapatkan pengalaman training camp yang memadukan latihan basket dengan pengembangan leadership, teamwork, mental toughness, pendidikan, dan karakter. NSL juga menyiapkan keterlibatan berbagai mentor, mulai dari pelatih basket berlisensi, mantan atlet nasional, psikolog olahraga, hingga praktisi pendidikan dan leadership.
“Kami ingin mengubah cara melihat hadiah kompetisi. Trofi adalah bentuk apresiasi atas pencapaian hari ini, sementara Nextgen Camp adalah investasi untuk perkembangan mereka setelah pertandingan selesai. Kami ingin para pemain terbaik mendapatkan pengalaman yang membuat mereka siap menuju next level,” kata Sudiantowi Limanauw atau yang akrab disapa Awen (Founder NSL).
Dari proses kompetisi, evaluasi, dan pembinaan, NSL menyiapkan kesempatan bagi talenta terbaik untuk terpilih menjadi NSL All Star. Para pemain yang terpilih akan mendapatkan kesempatan memperoleh pengalaman latihan tanding di luar negeri, sebagai reward tertinggi sekaligus pengalaman yang diharapkan dapat membuka wawasan mereka mengenai level permainan dan budaya basket di luar Indonesia.
Dengan demikian, NSL membangun sebuah jalur yang tidak berhenti pada satu musim kompetisi: School → Competition → Nextgen Camp → NSL All Star → International Experience. Jalur tersebut menjadi salah satu pembeda utama NSL dalam membangun ekosistem basket pelajar. Anak-anak tidak hanya datang untuk mengejar kemenangan pada satu pertandingan, tetapi memiliki kesempatan untuk membayangkan perjalanan yang lebih panjang.
3. Pertama Kali Didukung Livin’ Next-G
Pada rangkaian NSL 2026, untuk pertama kalinya Livin’ Next-G by Livin’ Mandiri hadir sebagai bagian dari dukungan terhadap kompetisi. Kolaborasi ini mempertemukan dua hal yang dekat dengan keseharian generasi muda: olahraga sebagai ruang untuk bertumbuh dan teknologi finansial sebagai sarana untuk mulai belajar mengelola kebutuhan sehari-hari.
Vice President Bank Mandiri, Ronaldo Rotua, menyatakan, dukungan terhadap NSL sejalan dengan upaya Livin' Next-G dalam mendampingi anak dan remaja mulai belajar mandiri sejak dini. Menurutnya, proses tersebut dapat dibangun melalui pengalaman sehari-hari, termasuk ketika anak terlibat dalam kompetisi olahraga.
“Nextgen Student League memberikan ruang yang sangat relevan bagi anak-anak dan remaja untuk belajar melalui pengalaman nyata. Di lapangan, mereka belajar mengambil keputusan, bekerjasama, menghadapi tantangan, sekaligus bertanggungjawab terhadap perannya sebagai bagian dari tim. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Livin’ Next-G yang ingin mendampingi generasi muda mulai belajar mandiri, termasuk dalam mengelola kebutuhan finansial mereka sehari-hari,” ungkap Ronaldo panggilan akrabnya di Surabaya dalam keterangan resminya, Sabtu (19/9/2026).
Livin’ Next-G sendiri merupakan fitur pada aplikasi Livin’ by Mandiri yang memungkinkan orang tua atau wali memberikan akses rekening kepada anak berusia 12 hingga kurang dari 17 tahun. Anak dapat menggunakan sejumlah fitur transaksi yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, seperti QRIS, transfer, top-up e-wallet, serta melihat saldo dan riwayat transaksi. Di sisi lain, orang tua tetap dapat memantau transaksi dan mengatur akses rekening anak.
“Bagi kami, belajar mandiri bukan berarti anak harus berjalan sendiri. Justru yang penting adalah memberikan ruang untuk mencoba dan mengambil keputusan, dengan pendampingan yang tepat dari orang tua. Hal itu yang kami lihat memiliki kesamaan dengan semangat olahraga. Anak belajar berkompetisi, belajar dari kemenangan maupun kekalahan, sementara orang tua tetap menjadi support system di belakangnya,” Vice President Bank Mandiri, Arief Astarsis.
Dalam konteks NSL, semangat tersebut bertemu dengan proses yang dialami pemain muda di lapangan: belajar mengambil keputusan, bertanggung jawab, dan perlahan membangun kemandirian. Seperti dalam olahraga, proses menjadi mandiri juga membutuhkan kepercayaan, disiplin, dan pendampingan yang tepat.
Hadir sebagai Official Hydration Partner, Cleo Dorong Kebiasaan Hidrasi dan Sportivitas Sejak Usia Sekolah. Cleo Pure Water menjadi Official Hydration Partner dalam Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027, kompetisi basket antarpelajar jenjang SD hingga SMA yang akan digelar di lima kota di Indonesia, yaitu Surabaya, Semarang, Bandung, Banjarmasin, dan Jakarta.
Menurut Melisa Patricia Tanoko, Direktur Utama Cleo, basket membuat pemain terus bergerak, berkeringat, dan mengeluarkan cairan tubuh. Karena itu, Cleo membawa edukasi agar generasi muda tidak hanya aktif berolahraga, tetapi juga memahami pentingnya menjaga asupan cairan sebelum beraktivitas, saat jeda, dan setelah pertandingan.
Air Murni Cleo hadir untuk menemani aktivitas mereka selama berolahraga. Diproses menggunakan teknologi modern Nano Filter menghasilkan air yang benar-benar murni yang bebas dari mineral anorganik yang tidak diperlukan oleh tubuh. Air murni Cleo memiliki TDS dibawah 10ppm yang membuat rasa airnya ringan saat diminum membuat Cleo dapat diserap lebih cepat oleh tubuh saat berolahraga menjadikannya pilihan hidrasi yang sangat tepat bagi atlet muda agar tetap terjaga kesegaran dan performa di lapangan.
“Kami berharap setiap pertandingan menjadi pengalaman bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan semakin percaya diri mengejar mimpi. Menjadi juara tentu membanggakan, tetapi keberanian untuk berproses dan tidak takut gagal adalah kemenangan yang jauh lebih penting,” kata Melisa.
Melalui partisipasinya sebagai Official Hydration Partner Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027 Cleo ingin terus hadir menemani perjalanan generasi muda dalam membangun kebiasaan aktif dan positif—dari latihan hingga pertandingan, dari proses hingga pencapaian, serta dalam setiap langkah mereka mengejar cita-cita.
4. BG Gold Semangati dengan “Be Bold. Be Gold.”
Bagi generasi yang sedang membangun kepercayaan diri, keberanian untuk mencoba, menghadapi tekanan, dan terus berkembang merupakan modal penting untuk mencapai potensi terbaiknya.
Menurut Kelvin Hartono Putra, Direktur BG Gold Indonesia, kehadiran BG Gold juga memiliki kesinambungan dengan dunia basket pelajar. Sebelumnya, BG Gold telah mendukung kompetisi 3x3 basketball di Nextgen Sports Academy, Surabaya. Kini dukungan tersebut berlanjut dalam panggung NSL yang lebih luas.
“Semangat untuk berkembang, keberanian untuk mencoba, konsistensi, kerja keras, dan kepercayaan diri merupakan sebagian nilai yang kami terapkan di BG Gold dan kami harapkan juga dapat kami salurkan kepada anak-anak muda. Kompetisi mengajarkan kita untuk terus berproses dan tidak berhenti berkembang. Kita harus berani mengambil tindakan,” kata Kelvin Hartono Putra, Direktur BG Gold Indonesia.
5. Mimpi yang Dimulai dari Lapangan Sekolah
Memasuki musim keempat, ambisi Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027 semakin jelas: menjadi liga pelajar junior terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia, sekaligus membangun ekosistem pembinaan yang dapat mempertemukan talenta muda dengan lebih banyak kesempatan.
Namun bagi penyelenggara, ukuran keberhasilan NSL bukan hanya jumlah sekolah, tim, atau pertandingan. Ukuran yang lebih penting adalah berapa banyak anak yang setelah mengikuti NSL menjadi lebih percaya diri. Berapa banyak yang berani kembali berlatih setelah kalah. Berapa banyak yang belajar menghargai lawan. Dan berapa banyak yang mulai berani membayangkan dirinya bermain di level yang lebih tinggi. Karena itu, NSL ingin menghadirkan sebuah perjalanan yang memungkinkan seorang pelajar berkata:
“Hari ini saya bermain untuk sekolah saya. Besok saya ingin masuk Nextgen Camp. Suatu hari saya ingin menjadi NSL All Star. Dan mungkin, suatu saat saya bisa bermain di level internasional.”
Dari Surabaya, mimpi itu kini mulai dibawa ke lebih banyak kota. Nextgen Student League 2026 bukan hanya tentang mencari siapa yang terbaik hari ini, tetapi membuka jalan agar generasi muda berani mengejar siapa mereka di masa depan.









