Pura-Pura Tidur, Pria Diduga Lecehkan Perempuan di Bus JR Connexion
JAKARTA - Petugas PJR Jagorawi menangkap seorang pria yang diduga melakukan pelecehan seksual, terhadap perempuan di dalam Bus JR Connexion rute Blok M-Bogor. Peristiwa itu berlangsung pada Kamis, 17 September 2026.
Kainduk PJR Jagorawi, Kompol Jajuli menjelaskan, bus tersebut menepi di depan kendaraan petugas PJR di KM 14 A arah Bogor sekitar pukul 19.15 WIB. Kernet kemudian melaporkan dugaan pelecehan yang terjadi di dalam bus.
“Ya, untungnya ada yang divideoin itu minggir, terus keneknya nyamperin bawa itu, ‘Pak, itu ada orang yang diduga melakukan pelecehan seksual, gini’. Ya terus PJR-nya langsung naik ke atas, langsung ditenteng gitu sama anggota saya,” kata Jajuli, Jumat (18/9/2026).
Mendapat laporan itu, petugas kemudian membawa korban dan terduga pelaku ke Induk PJR Jagorawi untuk dimintai keterangan.
Berdasarkan penuturan korban, terduga pelaku berpura-pura tidur sambil beberapa kali meraba paha korban. Korban lalu menegur pelaku hingga diketahui kernet dan penumpang lain.
Dalam video yang beredar, korban terlihat memarahi pria yang diduga melakukan pelecehan. Pria tersebut tampak mengenakan kacamata hitam, topi, dan kemeja merah.
“Sampai gemetar, tahu enggak?” ujar korban.
“Diapain, Mbak?” ujar penumpang lain.
“Digerayangi, Mbak, dari tadi paha saya,” kata korban.
Penumpang lain kemudian memaksa terduga pelaku turun dari bus.
Jajuli mengatakan terduga pelaku sempat mengelak atas perbuatannya. Dia mengatakan korban dan keluarganya kemudian bertemu dengan terduga pelaku di Induk PJR Jagorawi.
Perkara itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan setelah terduga pelaku meminta maaf dan membuat surat pernyataan.
“Bikin surat pernyataan di atas meterai, terus langsung dibacakan lewat video call-nya, kan gitu. Divideoin sama anggota saya, divideoin,” tutupnya.









