Longsor Terjang Aceh Tengah, Sebabkan Seorang Warga Meninggal Dunia dan Tutup Akses Jalan

Longsor Terjang Aceh Tengah, Sebabkan Seorang Warga Meninggal Dunia dan Tutup Akses Jalan

Terkini | okezone | Senin, 14 September 2026 - 08:28
share

JAKARTA — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, sejak Minggu (13/9/2026) sore memicu tanah longsor di sejumlah wilayah. Bencana ini menyebabkan satu warga meninggal dunia, 13 orang luka-luka, serta menutup akses jalan akibat material longsor.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB tersebut berdampak pada tujuh kampung yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara.

"Berdasarkan pendataan sementara, satu warga meninggal dunia dan 13 warga lainnya mengalami luka-luka. Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di wilayah terdampak," ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2026).

Dari sisi kerusakan, sebanyak dua unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan dua unit lainnya rusak sedang. Selain itu, sejumlah ruas jalan tertutup material longsor sehingga mengganggu akses masyarakat.

Berton mengatakan, menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Aceh Tengah berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan asesmen di lokasi terdampak. BPBD juga mengerahkan dua unit alat berat, yakni satu wheel loader dan satu excavator, untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Hingga Minggu (13/9), proses pembersihan material longsor masih berlangsung untuk membuka kembali akses jalan yang terdampak dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi serta mendukung penanganan di wilayah terdampak.

Berton mengimbau masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan berintensitas tinggi atau berlangsung dalam waktu lama.

"Masyarakat yang berada di sekitar lereng dan tebing agar meningkatkan kewaspadaan serta segera menuju tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah," imbaunya.

Topik Menarik