Objek Mengambang Terlihat di Selat Sunda, Diduga Berkaitan dengan Speedboat Jurnalis yang Hilang
JAKARTA - Sebuah objek mengambang dan reflektif terlihat di perairan Selat Sunda, di tengah pencarian delapan orang yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Objek tersebut terlihat dalam video yang diunggah akun TikTok Irgy Firgyawan, @bigy11, pada Sabtu (12/9/2026).
Irgy mengatakan, video itu diambil saat dirinya berjaga di atas kapal yang melintasi Selat Sunda. Saat itu, ia melihat dua objek asing mengapung di perairan, yakni benda berbentuk seperti kotak penyimpanan air dan satu benda yang memantulkan cahaya.
"Kalau yang saya lihat itu ada kotak penyimpanan air dingin, dan satu lagi benda reflektif (memantul cahaya) saya tidak tahu apa," tutur Irgy saat dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Irgy, video tersebut direkam pada Sabtu (12/9/2026) pukul 09.55 WIB. Lokasi pengambilan video berada di koordinat 05-59.79 S/104-53.78 E.
Irgy mengaku khawatir objek yang ditemukan tersebut merupakan barang yang berada di dalam speedboat rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Yang saya takutkan benda tersebut merupakan benda yang ada di boat, karena saya dapat info dari komenan vt saya, kalau biasanya boat yang hilang tersebut membawa kotak seperti itu untuk menyimpan minuman agar tetap dingin," ucapnya.
Meski demikian, Irgy mengatakan belum melaporkan langsung temuan tersebut kepada Basarnas. Ia berharap tim SAR dapat meninjau lokasi dan mengecek objek yang ditemukan.
"Saya share titik koordinat penemuan barang tersebut, dan titik koordinat tersebut sedang dicek oleh pihak terkait. Tapi saya belum dapat informasinya," ucap Irgy.
"Saya berharap vt saya bisa sampai ke owner (pemilik) boat yang hilang, agar bisa di-cross check apakah barang tersebut ada di boatnya atau tidak," pungkasnya.
Sementara itu, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speedboat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pencarian memasuki hari kelima operasi SAR pada Sabtu (12/9/2026).
Berdasarkan Rencana Operasi SAR H.5, pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dengan memperluas wilayah penyisiran melalui jalur laut dan udara.
Sebanyak enam sektor pencarian laut, yakni Sektor T, U, Z, W, X, dan Y, telah ditentukan dengan total luas area sekitar 2.537 nautical mile persegi. Sementara pencarian melalui udara di Sektor H mencakup area sekitar 2.063 nautical mile persegi.
Pencarian laut melibatkan sejumlah kapal dan unsur SAR, di antaranya KRI Kerambit, KP Sanjaya, KAL Pahawang, KRI Leuser, KAL Anyer, KN SAR Antasena, KN SAR Basudewa, TB Gunung Santri, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, KN SAR Tetuka 247, RBB Pulau Peucang, serta RIB 02 Lampung.
Untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara, Tim SAR juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan dua unit Drone Thermal Basarnas.
Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; serta Donal, jurnalis freelance.










