Fantastis! Website Judol yang Dikendalikan dari Luar Negeri Beromzet Triliunan Rupiah
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membongkar jaringan website judi online (judol) yang beroperasi di skala nasional maupun internasional yang dikendalikan dari luar negeri.
Sindikat website judol tersebut meraih pendapatan atau omzet yang sangat fantastis. Pelaku telah mendapatkan uang triliunan dalam beroperasi sejak Januari hingga Juni 2026.
"Estimasi perolehan keuntungan berdasarkan fakta transaksi sistem pembayaran perjudian daring PT UPT periode Januari sampai dengan Juni 2026 tercatat transaksi sebesar 1.037.790.052.498 atau setara 260.000.000.000 per bulan atau setara 8.600.000.000 per hari," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adex Yudiswan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026).
Adex menjelaskan, bahwa dalam kasus ini penyidik menangkap lima tersangka. Mereka mengelola ataupun mengendalikan beberapa situs judi online atau judol.
"Pengungkapan kasus tindak pidana perjudian daring melalui eksitensi judi online 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88. Website perjudian online ini beroperasi secara nasional maupun internasional," ujar Adex.
Dari hasil penelusuran, kata Adex, website judi online tersebut dikendalikan seluruh dari luar negeri. Ia tak menjelaskan negara mana yang dimaksud.
"Berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan oleh penyidik, ditemukan fakta bahwa pusat kendali operasional seluruh website tersebut berada di luar negeri," ujar Adex.
Adapun kelima tersangka itu adalah APU, pihak yang mendapat perintah dari tersangka R dan juga sebagai penghubung untuk tersangka MAY sebagai Direktur PT Ultra Payment Terpercaya.
Kemudian, tersangka kedua adalah dengan inisial MAY sebagai Direktur PT UPT yang mana perusahaan tersebut menampung uang hasil dari transaksi deposit.
Tersangka ketiga adalah, R yang berperan sebagai pihak yang memerintahkan tersangka APU untuk mencarikan seorang direktur fiktif untuk PT Ultra Payment Terpercaya dan membuka rekening bank PT yang digunakan untuk website judi 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88.
"Tersangka dengan inisial GG sebagai pihak yang membuat segala bentuk legalitas perusahaan PT Ultra Payment Terpercaya dan juga telah memerintahkan tersangka R untuk mencarikan direktur PT. Tersangka dengan inisial TS mengatur transaksi keuangan dari perusahaan fiktif yang digunakan untuk website judi 1XBET, AJ8KEREN, dan Empire88," pungkasnya Adex.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 26 ayat (1) dan atau Pasal 82 dan atau Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011 tentang Tindak Pidana Transfer Dana dan atau Pasal 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan atau penyertaan Pasal 20 huruf C dan Pasal 202 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling maksimal selama 15 tahun penjara.









