Target APBN 2027: Ekonomi Tumbuh 6, 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru, Rupiah Rp17.500/USD

Target APBN 2027: Ekonomi Tumbuh 6, 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru, Rupiah Rp17.500/USD

Ekonomi | okezone | Rabu, 2 September 2026 - 18:30
share

JAKARTA – Pemerintah dan Komisi XI DPR RI menyepakati asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangunan, dan indikator pembangunan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Target pertumbuhan ekonomi ditetapkan sebesar 6 persen pada 2027. Sementara itu, pemerintah dan DPR menetapkan sasaran inflasi sebesar 2,5 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama pemerintah yang digelar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dari sisi moneter, nilai tukar rupiah dalam asumsi RAPBN 2027 ditetapkan sebesar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Adapun tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun disepakati sebesar 6,9 persen.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah dan DPR juga menetapkan sejumlah sasaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan pada 2027 ditargetkan berada di kisaran 6-6,5 persen. Sementara itu, kemiskinan ekstrem ditargetkan berada pada rentang 0-0,5 persen, dengan Nota Keuangan menetapkan target sebesar 0 persen.

Di sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditargetkan berada di kisaran 4,30-4,87 persen. Pemerintah juga menargetkan penciptaan lapangan kerja baru sebanyak 2,57 juta hingga 3,49 juta orang. Adapun proporsi lapangan kerja formal ditargetkan mencapai 40,81 persen.

Sejumlah indikator kesejahteraan lainnya juga ditetapkan dalam RAPBN 2027. Indeks Modal Manusia ditargetkan sebesar 0,575, sedangkan Indeks Kesejahteraan Petani ditargetkan mencapai 0,8038.

Untuk indikator pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) ditargetkan berada di kisaran 126-128. Sementara itu, Nilai Tukar Nelayan (NTN) dipatok sebesar 106-110. Pemerintah dan DPR juga menyepakati target Rasio Gini sebesar 0,360-0,365. Sementara itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup ditargetkan mencapai 76,84.

Pemerintah juga memasang target peningkatan pendapatan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle-income trap. Gross National Income (GNI) per kapita pada 2027 ditargetkan berada di kisaran USD5.800-USD5.840. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp98,54 juta hingga Rp99,22 juta.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan menjadikan seluruh masukan, pandangan, dan saran dari DPR RI sebagai pedoman dalam menyempurnakan arsitektur RAPBN 2027.

"Dukungan yang solid ini menghasilkan komitmen yang kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal tahun 2027 yang semakin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan," kata Purbaya dalam paparannya pada Raker Bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (2/9/2026).

Kesepakatan asumsi makro dan sasaran pembangunan tersebut selanjutnya menjadi fondasi pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal 2027. Pemerintah diharapkan dapat menggunakan kerangka tersebut untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengakselerasi pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Topik Menarik