Barcelona Bantai Rayo Vallecano 5-2, Hansi Flick Minta Yamal Cs Belajar Kendalikan Permainan
JAKARTA - Barcelona membantai Rayo Vallecano 5-2 pada pekan ketiga Liga Spanyol 2026-2027. Pada pertandingan yang digelar di Camp Nou, pada Selasa (1/9/2026) dini hari WIB itu, Lamine Yamal dan Raphinha masing-masing mencetak 2 gol.
1. Barcelona Bantai Rayo Vallecano 5-2
Rayo Vallecano sempat memimpin lewat penyelesaian apik Sergio Camello yang langsung menyambar bola pada menit ke-12. Namun, Raphinha menyamakan kedudukan dengan menunjukkan olah bola yang apik sebelum melesakkan bola ke sudut bawah gawang pada menit ke-19.
Dua menit berselang, Lamine Yamal kemudian membawa Barca unggul lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti.
Selanjutnya, pada menit ke-51, Florian Lejeune secara tidak sengaja memasukkan bola ke gawang sendiri saat mencoba menghalau umpan silang dari Anthony Gordon.
Tim tamu sempat memperkecil kedudukan lewat sundulan Camello pada menit k-59. Namun, Barcelona kembali memperbesar keunggulannya setelah Raphinha mencetak gol keduanya pada pertandingan tersebut pada menit ke-71.
Lamine Yamal kemudian mencetak gol keduanya pada pertandingan tersebut pada menit ke-90. Ia melepaskan tembakan terukur ke sudut bawah gawang dari jarak sekitar 18 meter. Pertandingan pun berakhir dengan skor 5-2.
2. Hansi Flick Minta Timnya Berbenah
Meski menang telak, pelatih Barcelona, Hansi Flick, mendesak timnya untuk berbenah. Flick mengatakan timnya harus belajar mengendalikan permainan dengan lebih baik jika ingin meraih kesuksesan musim ini.
"Di babak pertama kami bermain sangat baik. Respons setelah kebobolan gol juga sangat bagus," ujarnya usai pertandingan, melansir Barca Blaugranes.
"Saat unggul 3-1, kami harus menguasai bola dengan lebih baik karena kami memiliki kualitas untuk melakukannya. Mencetak gol itu bagus, tetapi saat menguasai bola, kami perlu menjaga penguasaan itu. Kami harus membuat bola terus mengalir," ucapnya.
Menurutnya, tim tamu memberikan perlawanan yang sengit. Ia pun ingin anak asuhnya untuk terus belajar mengendalikan permainan. Hal itu ia ungkapkan saat kondisi anak asuhnya unggul 3-1.
"Lawan memberikan perlawanan yang sangat sengit. Masih banyak pertandingan tersisa, dan meskipun kami menang 3-1, kami harus belajar mengendalikan permainan. Memang bagus mereka ingin mencetak gol, tetapi kami harus tetap mengendalikan jalannya pertandingan," tuturnya.










