KPK: OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq. Operasi senyap ini terkait dugaan penerimaan suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru (PMB).
"Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam penerimaan mahasiswa baru," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (21/8/2026).
Budi belum menjelaskan lebih detail perihal dugaan penerimaan tersebut. Ia hanya menyebutkan, dalam rangkaian operasi senyap tersebut pihaknya turut mengamankan uang tunai.
"Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah," ujarnya.
Diketahui, KPK total menangkap 14 orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan kali ini. "12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta pada Kamis (20/8). Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed," kata Budi.
Budi menjelaskan, dari 12 orang yang ditangkap di Purwokerto, kemudian tujuh di antaranya diangkut ke Gedung Merah Putih KPK setelah menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas. Sementara, dua orang yang tertangkap di Jakarta langsung digiring ke kantor Lembaga Antirasuah.
"Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah sembilan orang," ujarnya.










