Makna Tifo Megah yang Dibentangkan Milanisti Indonesia di SUGBK saat Laga Chelsea vs AC Milan
JAKARTA – Pemandangan menakjubkan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Komunitas suporter Milanisti Indonesia menghadirkan koreografi tifo megah saat mendukung AC Milan bertanding melawan Chelsea dalam ajang uji coba pramusim.
Ribuan pasang mata yang memenuhi tribune SUGBK dibuat berdecak kagum oleh pertunjukan visual tersebut. Tifo tersebut menampilkan gambar ultras yang disandingkan anggun dengan Il Diavolo Rosso (Setan Merah), maskot ikonik klub asal Milano tersebut.
"Bentornato Amore," tulis tifo.
Tulisan "Bentornato Amore" yang berarti "Selamat Datang Kembali Cintaku" menjadi ungkapan emosional Milanisti Indonesia. Koreografi ini mencerminkan kebahagiaan luar biasa para pendukung yang akhirnya bisa kembali menyaksikan AC Milan berlaga secara langsung di tanah air.
Tak berhenti di situ, Milanisti Indonesia juga membentangkan spanduk raksasa bertuliskan angka 1994 dan 2026. Angka tersebut menandai momen bersejarah 1994 saat AC Milan pertama kali menyambangi Indonesia hingga akhirnya kembali menginjakkan kaki pada 2026.
1. SUGBK Disulap Serasa San Siro
Kreativitas pendukung Rossoneri makin semarak dengan hadirnya giant flag yang dikibarkan di area tribune selatan SUGBK. Atmosfer dan atraksi yang disuguhkan seolah menyulap SUGBK menjadi markas keramat mereka di Italia, Stadion San Siro.
Di sisi lain tribune, komunitas pendukung Chelsea, CISC Indonesia, tak mau kalah dengan kompak membentangkan scarf klub. Sepanjang laga, suporter The Blues memang tampak lebih mendominasi kapasitas penonton di SUGBK.
2. Raih Hasil Pahit
Namun, kemeriahan yang dihadirkan para pendukung di tribune tak berbanding lurus dengan hasil akhir di lapangan hijau.
Anak asuh Ruben Amorim harus mengakui keunggulan lawan dan menelan kekalahan telak 0-3 dari Chelsea.










