Demi Medali Emas, PBSI Sertakan Jonatan Christie dan Sabar/Reza dalam Skuad Asian Games 2026
PERSIAPAN serius tengah dilakukan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menghadapi ajang Asian Games 2026 yang akan dihelat di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang. Menjelang pesta olahraga Asia tersebut, PP PBSI mulai memetakan kekuatan atlet terbaiknya, seperti dengan memanggil Jonatan Christie hingga Sabar Karyaman/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, baru-baru ini mengonfirmasi langkah strategis dengan memanggil sejumlah pemain non-pelatnas untuk masuk ke dalam daftar panjang atlet yang akan berlaga. Langkah ini diambil demi memastikan Indonesia mengirimkan komposisi pemain terkuat di setiap sektor.
Dua nama yang menjadi sorotan utama dalam pemanggilan ini adalah tunggal putra Jonatan Christie serta pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi. Keduanya dinilai masih menjadi pilar elit yang memiliki kualitas mumpuni untuk bersaing di level internasional.
Terkait keputusan memanggil pemain di luar pelatnas, Eng Hian menjelaskan bahwa hal ini didasarkan pada performa terkini para atlet.
"Tentunya, kalau sekarang pemain di luar pelatnas yang masih top elite hanya ada Jojo dan Sabar/Reza. Mereka tentunya masih jadi nama yang masuk dalam daftar panjang," ujar Eng Hian, dikutip dari Djarum Badminton, Sabtu (7/8/2026).
1. Penentuan Skuad Utama
Meskipun sudah masuk dalam daftar panjang, Eng Hian menegaskan posisi para atlet tersebut belum sepenuhnya final. PBSI masih akan terus melakukan proses seleksi ketat yang mempertimbangkan performa mutakhir, kondisi fisik, hingga kebutuhan taktis tim pelatih.
Proses penentuan skuad pendek nantinya akan melalui diskusi mendalam. Eng Hian menekankan pentingnya sinergi antara jajaran pelatih dengan pengurus pusat PBSI, termasuk Wakil Ketua Umum I dan Ketua Umum, demi memastikan target medali dapat tercapai dengan perhitungan yang matang.
Kepastian mengenai siapa saja atlet yang akan berangkat ke Jepang baru akan diumumkan secara resmi setelah gelaran BWF World Championships 2026 berakhir. Turnamen dunia tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17-23 Agustus, yang menjadi tolak ukur terakhir bagi para pemain sebelum penentuan akhir.
2. Target Medali
Dalam ajang empat tahunan ini, PBSI mematok target membawa pulang setidaknya satu medali emas. Eng Hian menyebut sektor beregu putra menjadi tumpuan utama Indonesia untuk mendulang medali, mengingat rekam jejak dan kekompakan tim yang dinilai sangat menjanjikan.
Selain beregu putra, sektor ganda putra juga menjadi sorotan tajam. Perkembangan performa mereka dalam beberapa turnamen terakhir menunjukkan grafik yang sangat positif, sehingga PBSI sangat optimistis bahwa sektor ini mampu memberikan kontribusi emas bagi kontingen Merah Putih.
Meski fokus utama berada pada sektor beregu dan ganda putra, PBSI tidak menutup mata terhadap potensi di nomor lain. Sektor tunggal putra, terutama dengan keberadaan Jonatan Christie yang saat ini bercokol di peringkat tiga dunia, diharapkan mampu tampil impresif dan memberikan kejutan manis di Asian Games 2026 nanti.










