Sombongnya Kim Sang-sik, Sudah Bahas Semifinal Piala AFF 2026 Jelang Timnas Vietnam vs Kamboja
HANOI – Menjelang laga krusial menghadapi Kamboja pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026, pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, dengan tegas menyatakan timnya mengusung target kemenangan penuh. Ia bahkan percaya diri lolos dan Vietnam telah merancang strategi matang guna mengantisipasi calon lawan di babak semifinal.
Apalagi dengan kemenangan, Vietnam bakal memastikan diri lolos sebagai juara Grup A. Itu berarti di semifinal skuad berjuluk Golden Star Warriors itu akan menghadapi runner-up dari Grup B di semifinal.
1. Vietnam Percaya Diri
Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, juru taktik asal Korea Selatan tersebut sempat mendapat pertanyaan bernada candaan. Ia tepatnya ditanya mengenai insiden kehilangan poin saat ditahan imbang Singapura, yang dikhawatirkan terulang usai sukses membantai Timnas Indonesia tiga gol tanpa balas.
Menanggapi hal tersebut, Kim Sang-sik memberikan penjelasan bernada humor yang mencairkan suasana ruangan. Ia menyebutkan hasil kurang maksimal kontra Singapura kala itu mungkin dipicu oleh faktor pakaian yang ia kenakan.
“Saya pikir itu bukan karena para pemain, tapi mungkin karena saya mengenakan pakaian putih hari itu, saya sedang tidak beruntung. Padahal, saat melawan Singapura, kami menciptakan banyak peluang mencetak gol tetapi tidak bisa memanfaatkannya. Sekarang, seluruh tim sedang dalam performa bagus dan akan mengincar kemenangan melawan Kamboja,” ungkap Kim Sang-sik, melansir dari The Thao 247, Jumat (7/8/2026).
Setelah gagal membobol gawang lawan pada pertandingan kandang sebelumnya, sang pelatih tentu ingin anak-anak asuhnya menampilkan performa terbaik saat lawna Kamboja. Meski di atas kertas skuad Golden Star Warriors jauh lebih diunggulkan dan memimpin klasemen sementara, Kim Sang-sik dengan tegas melarang para pemainnya untuk memandang remeh kekuatan Kamboja di atas lapangan hijau.
2. Bicara Lawan di Semifinal
Apalagi pertandingan penutup Grup A ini menjadi momentum penting bagi Vietnam untuk mengamankan tiket ke semifinal dengan status juara grup. Kim Sang-sik bahkan mengaku sudah memantau calon-calon lawan dari Grup B karena optimistis Vietnam bakal lolos dari fase grup.
"Tentu saja, saya mempelajari peta persaingan lawan di Grup B. Saya juga mengamati susunan pemain mereka dan melihat banyak perubahan dibandingkan dengan turnamen dua tahun lalu,” sambung Kim Sang-sik.
“Setelah fase grup berakhir dan lawan Vietnam di semifinal diketahui, saya akan mempelajarinya secara lebih rinci untuk menyusun strategi pertandingan yang tepat," tutupnya.










