Transformasi Industri Otomotif Percepat Pengembangan Energi Bersih

Transformasi Industri Otomotif Percepat Pengembangan Energi Bersih

Ekonomi | okezone | Kamis, 30 Juli 2026 - 22:08
share

JAKARTA - Perkembangan industri otomotif nasional mendorong pelaku sektor energi seperti Pertamina menyesuaikan layanan dan inovasi untuk mendukung kebutuhan mobilitas yang terus berkembang.

Selain penyediaan bahan bakar, pengembangan layanan digital hingga energi yang lebih ramah lingkungan menjadi bagian dari strategi menghadapi transformasi industri tersebut.

Hal itu mengemuka dalam pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, yang berlangsung pada 30 Juli–9 Agustus 2026. Sejumlah pelaku industri memanfaatkan ajang tersebut untuk memperkenalkan inovasi teknologi, kendaraan, serta solusi pendukung ekosistem otomotif.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan transformasi industri otomotif perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dan solusi energi yang mampu mendukung perubahan kebutuhan masyarakat.

"Transformasi industri otomotif perlu berjalan beriringan dengan kesiapan infrastruktur dan solusi energi. Karena itu, kami ingin pengunjung dapat merasakan langsung kemudahan layanan yang dimiliki Pertamina Patra Niaga, sekaligus menikmati berbagai pengalaman interaktif yang disiapkan di GIIAS 2026," ujar Kitty dalam Press Day GIIAS 2026, Kamis (30/7/2026).

Menurut dia, dukungan terhadap industri otomotif tidak hanya berupa penyediaan energi, tetapi juga pengembangan layanan digital yang memudahkan masyarakat mengakses produk, informasi, dan berbagai layanan dalam satu ekosistem.

Pada ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan sejumlah produk energi, termasuk bahan bakar Pertamax Series dan Dex Series, serta menghadirkan Ethanol Corner sebagai sarana edukasi mengenai pengembangan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan potensinya dalam mendukung mobilitas masa depan.

Di sisi digital, perusahaan juga mencatat pertumbuhan pengguna aplikasi MyPertamina yang mencapai sekitar 31 juta pengguna, meningkat dibandingkan sekitar 29 juta pengguna pada tahun sebelumnya.

 

VP Marketing Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, perkembangan layanan digital menjadi salah satu upaya untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan energi.

"Melalui booth MyPertamina Xperience, kami ingin mengajak pengunjung merasakan langsung perjalanan transformasi dan inovasi layanan Pertamina Patra Niaga yang lebih mudah dan terintegrasi," kata Heppy.

Selain memamerkan produk energi dan layanan digital, GIIAS 2026 juga menjadi ruang bagi pelaku industri untuk memperkenalkan berbagai inovasi yang mendukung ekosistem kendaraan, mulai dari teknologi otomotif, layanan purnajual, hingga pengembangan energi alternatif sebagai bagian dari transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan.

Topik Menarik