IMI Pusat Kawal Penanganan Korban Insiden Tribun Ambruk di Kejurnas Drifting
IMI Pusat menyampaikan keprihatinan mendalam terkait insiden ambruknya tribun penonton pada Kejurnas Drifting di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akhir pekan silam. Mereka akan mendukung proses penyelidikan yang tengah dilakukan pihak berwenang.
Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya 90 orang terluka. Pengurus IMI Pusat memanjatkan doa dan simpati terbaik agar seluruh korban dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Polresta Banyumas tengah melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut. Pengurus IMI Pusat menyatakan dukungan penuh guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut secara transparan dan akurat.
1. Koordinasi Intensif
Terkait penanganan medis dan pemulihan para korban, IMI Pusat terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas, khususnya Bupati Banyumas Bapak Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M., serta pihak penyelenggara acara. Penanganan para korban menjadi prioritas utama saat ini.
Pengurus IMI Pusat juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesiapsiagaan dan atensi cepat dari Bupati, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Bapak Petrus P. Silalahi, serta jajaran tenaga medis di 11 rumah sakit rujukan.
Berdasarkan data terakhir, dari total 90 penonton yang mendapatkan perawatan, jumlah pasien rawat inap telah menurun secara signifikan dari 41 orang (27 Juli) menjadi 16 orang (29 Juli). Mereka tersebar di RS DKT Wijaya Kusuma, RS Elisabeth, RS Geriyatri, RS Ananda, RS Dadi Keluarga, RS Wiradadi, RS Orthopedi, RS Margono, RS Sinar Kasih, RS JIH, dan RSUD Banyumas.
"Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik hingga sembuh total. Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Banyumas, Polresta Banyumas, dan seluruh tim medis yang bergerak sangat cepat di lapangan,” kata Ketua Umum IMI Pusat Moreno Soeprapto dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (30/7/2026).
2. Evaluasi Menyeluruh
Sebagai langkah strategis ke depan, Pengurus IMI Pusat akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dan penyelenggaraan ajang drifting. Langkah ini diambil demi menjaga dan melindungi ekosistem olahraga drifting tanah air yang selama ini telah tumbuh dengan sangat baik sebagai salah satu cabang sport industry unggulan dalam dunia otomotif Indonesia.
”Kejadian ini menjadi bahan evaluasi total bagi Pengurus IMI Pusat. Drifting telah tumbuh menjadi industri olahraga yang luar biasa di Indonesia, dan kami berkomitmen penuh untuk memperketat standar keselamatan agar ekosistem ini tetap aman, profesional, dan semakin maju bagi seluruh penikmat otomotif tanah air,” tutup Moreno.










