Orang Tua Murid Bisa Cek Menu MBG Lewat Sistem Baru BGN

Orang Tua Murid Bisa Cek Menu MBG Lewat Sistem Baru BGN

Ekonomi | okezone | Rabu, 29 Juli 2026 - 16:44
share

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan portal digital yang memungkinkan orang tua memantau menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anaknya di sekolah. Portal tersebut ditargetkan mulai diluncurkan dalam satu hingga dua pekan ke depan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi pelaksanaan program MBG.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, portal tersebut akan memberikan akses kepada para pemangku kepentingan, terutama sekolah dan orang tua, untuk mengetahui sekolah yang telah mendapatkan layanan MBG dari pemerintah.

"Kami mungkin dalam waktu 1-2 minggu ini berusaha menyiapkan satu portal, di mana para pemangku kepentingan MBG, yang paling berkepentingan dalam hal ini adalah sekolah dan orang tua, bisa mengecek sekolah mana yang mendapat layanan makan dari negara," kata Sudaryono dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Melalui portal tersebut, masyarakat dapat melihat informasi secara rinci mengenai menu makanan yang disajikan setiap hari, termasuk foto makanan, kandungan gizi, hingga riwayat menu yang telah diberikan sebelumnya.

Selain itu, portal juga akan menampilkan informasi mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan makanan, lengkap dengan alamat serta penanggung jawabnya.

"Jadi kita ingin memberitahukan kepada pihak yang paling berkepentingan, yaitu orang tua. Mereka bisa melihat anaknya yang sekolah di mana mendapat layanan makanan seperti apa dari negara," kata Sudaryono.

 

Dia menambahkan, keterbukaan informasi tersebut juga diharapkan dapat mencegah munculnya berbagai interpretasi yang keliru maupun informasi yang menyesatkan di media sosial terkait pelaksanaan program MBG.

"Trust is good, control is better, untuk memastikan SPPG dan seluruh tim dapur menyajikan menu yang baik, gizinya cukup, diterima dengan baik oleh penerima manfaat, dan prosesnya secara kualitas maupun kuantitas dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Topik Menarik