Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia jika Menang, imbang dan Kalah dari Kamboja

Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia jika Menang, imbang dan Kalah dari Kamboja

Terkini | okezone | Kamis, 23 Juli 2026 - 11:59
share

TIM Nasional (Timnas) Indonesia bersiap memulai perjuangannya di ajang Piala AFF 2026 demi memutus dahaga gelar juara di level senior. Skuad asuhan John Herdman dijadwalkan melakoni laga perdana fase Grup A melawan Kamboja, pada Senin 27 Juli 2026, sebuah pertandingan yang tak hanya penting untuk mengamankan poin grup tetapi juga memengaruhi posisi di tabel peringkat dunia.

Berdasarkan data rilis resmi FIFA per Kamis 23 Juli 2026, Skuad Garuda saat ini menduduki peringkat 118 dunia dengan raihan 1.157,14 poin. Angka ini masih menempatkan Timnas Indonesia di bawah dua rival kuat Asia Tenggara, yakni Thailand di urutan 94 dan Vietnam di posisi 99 dunia.

Pada pertandingan pembuka menghadapi Kamboja yang berada di peringkat 175 dunia, perhitungan matematis menunjukkan dinamika perubahan poin yang terbilang tipis. Jika meraih kemenangan, Timnas Indonesia diproyeksikan mendapat tambahan +0,8 hingga +2,4 poin, yang berpotensi mendongkrak posisi ke peringkat 117.

Sebaliknya, hasil imbang diprediksi tidak akan memberi dampak signifikan dengan perubahan poin berkisar antara -0,1 hingga 0,0, membuat peringkat Garuda bertahan di posisi 118. Namun, jika menelan kekalahan, Timnas Indonesia berisiko kehilangan -2,8 hingga -4,5 poin, yang dapat melempar posisi ke peringkat 122 dunia.

John Herdman memimpin sesi latihan Timnas Indonesia di Bali Okezone

1. Turnamen di Luar Kalender FIFA

Perubahan poin yang tidak terlalu besar saat meraih kemenangan disebabkan oleh penggunaan formula penghitungan sistem SUM berbasis Elo. Selain karena perbedaan peringkat yang cukup jauh dengan Kamboja, faktor utama penentu adalah bobot ajang Piala AFF yang masuk dalam kategori laga persahabatan di luar kalender resmi FIFA.

Dalam pembagian grup, Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor-Leste. Format setengah kompetisi mengharuskan Skuad Garuda memainkan empat laga awal sebelum melangkah ke fase gugur semifinal dan final yang menggunakan sistem dua leg.

 

Jika melukiskan skenario sempurna dengan menyapu bersih seluruh laga fase grup, tambahan poin yang dapat dihimpun Timnas Indonesia tak sapai 10 poin. Angka ini relatif kecil apabila dibandingkan dengan bobot poin pada kejuaraan resmi seperti Piala Asia.

2. Wajib Juara

Apabila Skuad Garuda berhasil menjuarai Piala AFF 2026 dengan rekor sempurna, selalu menang dalam delapan pertandingan, total poin tambahan yang dikumpulkan secara keseluruhan berkisar 17,38 poin. Pencapaian maksimal tersebut akan membawa koleksi poin Indonesia menjadi sekitar 1.174,52 poin.

Susunan pemain Timnas Indonesia vs Timnas Oman (Foto: Okezone/Aldhi Chandra)

Kondisi ini menegaskan bahwa menjadi juara di Piala AFF 2026 tidak secara otomatis membawa TimnasIndonesia menembus jajaran 100 besar dunia. Status turnamen yang berada di luar jendela resmi FIFA membatasi lonjakan poin, sehingga fokus utama Timnas Indonesia tetap pada perburuan piala ketimbang meraup poin besar di peringkat dunia.

Topik Menarik