Bernardo Tavares Bongkar Kelemahan Persebaya Surabaya saat Ditahan PSIS Semarang 2-2

Bernardo Tavares Bongkar Kelemahan Persebaya Surabaya saat Ditahan PSIS Semarang 2-2

Terkini | okezone | Selasa, 21 Juli 2026 - 08:05
share

PELATIH Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkap sejumlah catatan evaluasi setelah timnya bermain imbang melawan PSIS Semarang 2-2 pada laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 19 Juli 2026. Hasil tersebut dinilai menjadi bahan pembelajaran penting sebelum Persebaya Surabaya tampil di Piala Presiden 2026 dan Super League 2026-2027.

1. Pentingnya Laga Pramusim bagi Persebaya Surabaya

Menurut Bernardo Tavares, pertandingan pramusim memiliki peran penting mengukur kesiapan tim secara menyeluruh. Ia memanfaatkan laga tersebut untuk melihat perkembangan pemain setelah menjalani program latihan sejak awal pramusim.

Persebaya Surabaya gagal mengalahkan PSIS Semarang. (Foto: iLeague)

Pelatih asal Portugal itu menegaskan salah satu target utamanya adalah memberikan kesempatan bermain kepada sebanyak mungkin pemain. Dengan cara tersebut, tim pelatih dapat menilai kemampuan setiap pemain saat menghadapi tekanan pertandingan yang sebenarnya.

Bernardo Tavares menilai penampilan di sesi latihan belum tentu sama ketika pemain tampil di hadapan puluhan ribu pendukung. Karena itu, atmosfer pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi ukuran yang lebih akurat dalam melihat kesiapan skuad.

"Ini salah satu target dari pihak kami. Saya ingin melihat siapa pemain yang memiliki kapasitas untuk bermain di bawah tekanan. Karena mereka bisa berlatih dua-tiga kali, tapi di sini, di GBT dengan lingkungan seperti ini, semuanya sangat berbeda," kata Bernardo Tavares, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Senin (20/7/2026).

Persebaya Surabaya sebenarnya sempat menguasai jalannya pertandingan setelah unggul dua gol atas PSIS Semarang. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

 

2. Perkembangan Ditunjukkan Persebaya Surabaya

Meski kecewa dengan hasil akhir, Bernardo Tavares tetap melihat sejumlah perkembangan positif dari timnya. Dia menilai Persebaya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi efektivitas penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan.

Bernardo Tavares ingin bangkitkan kualitas Persebaya Surabaya. (Foto: Persebaya.id)

"Ada hal-hal yang saya sukai dari tim, kami menciptakan banyak peluang. Dan ada hal-hal yang tidak saya sukai, seperti kebobolan dua gol karena beberapa kesalahan individu dan kolektif yang seharusnya tidak terjadi," kata mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Bernardo Tavares juga memberikan apresiasi kepada PSIS Semarang yang mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Namun, dia menegaskan Persebaya harus bekerja lebih keras agar lebih tajam saat memanfaatkan peluang di depan gawang.

"Saya mengapresiasi tim PSIS Semarang, saya suka cara mereka bermain melawan kami. Bagi kami, perlu bekerja lebih keras, mencoba untuk lebih akurat dalam mencetak gol. Saya pikir kami menciptakan peluang untuk mencetak empat atau lima gol lagi," tutur Tavares.

Selain penyelesaian akhir, Bernardo Tavares menyoroti pentingnya pergerakan tanpa bola dari para pemain. Menurutnya, pemain yang tidak menguasai bola harus lebih aktif membuka ruang agar rekan setim memiliki lebih banyak pilihan ketika membangun serangan.

Ia juga mengakui kondisi fisik beberapa pemain masih belum mencapai level terbaik. Meski demikian, situasi tersebut dianggap wajar mengingat Persebaya Surabaya masih berada pada fase awal persiapan menuju bergulirnya musim kompetisi 2026-2027.

Topik Menarik