Penyebab Ayah Lamine Yamal Tak Hadir Langsung Nonton Final Piala Dunia 2026
JAKARTA - Ayah Lamine Yamal, Mounir Nasraoui, tak akan hadir langsung untuk menyaksikan putranya bermain di final Piala Dunia 2026 saat Timnas Spanyol menghadapi Argentina.
Adik laki-laki Yamal, Keyne, telah menjadi sorotan di tribun penonton. Kamera sering kali mengarah kepadanya.
Namun, ayah Yamal, Mounir Nasraoui, belum pernah hadir langsung menyaksikan anaknya berlaga di pertandingan Piala Dunia 2026. Pada pertandingan final nanti, ia juga tak bakal hadir langsung untuk memberikan dukungan.
1. Ayah Yamal Tak Nonton Langsung Final Piala Dunia 2026
Nasraoui menjelaskan ia tidak dapat bepergian karena epilepsi yang dideritanya. Nasraoui harus minum lima pil per hari untuk mengendalikan kejang, sehingga penerbangan jarak jauh menjadi sulit.
Ia hadir di final Euro 2024 di Berlin. Ia juga muncul di lapangan untuk menikmati perayaan bersama putranya. Nasraoui juga hadir untuk memberikan dukungan kepad anaknya di upacara Ballon d'Or.
"Saya menderita epilepsi. Saya harus minum banyak obat setiap hari, dan saya bisa mengalami kejang epilepsi," katanya melansir The Mirror, Minggu (19/7/2026).
"Saya bisa berada di sini, saat ini, di bawah pengaruh stres atau emosi, dan mengalami kejang tanpa menyadarinya. Jadi Anda harus selalu memikirkan segala sesuatunya dengan cermat," ucapnya.
Nasraoui mengaku lebih nyaman tinggal di rumah ketimbang memaksakan diri bepergian ke tempat yang jauh. Hal itu karena ia tidak ingin menimbulkan masalah lantaran penyakit epilepsi yang dideritanya.
"Sebelum bepergian, Anda harus memikirkan saya, dia, dan semua orang di sekitar kita, Anda tahu? Saya mungkin akan menimbulkan masalah. Jadi lebih baik tinggal di rumah dan mengamati semua ini dari sini."
Nasraoui telah terbuka tentang kondisinya di Instagram. Ia menanggapi komentar kebencian dan menyatakan bahwa ia telah "dirampok berkali-kali" dan bahwa "orang-orang memanfaatkan saya" karena penyakit yang dideritanya.
Melansir Sport Bible, keluarga Lamine Yamal telah melakukan pengorbanan besar untuk memungkinkannya berkembang.
Nasraoui, yang ditikam di tempat parkir sekitar sebulan setelah Yamal memenangkan Euro 2024, akan mendukung putranya dari rumah.
Ia menjadi ayah muda di Spanyol, pindah dari Maroko setelah ibunya, Fatima, meninggalkan negara itu dengan bus yang tidak diizinkan untuk dinaikinya tanpa dokumen resmi.
Menetap di Mataro, Catalonia, ia bekerja shift agar dapat menghasilkan cukup uang untuk membawa ayah dan saudara perempuan Yamal dari Maroko.
"Ayah saya tiba ketika berusia tiga tahun, dan ibu saya juga datang ketika masih sangat muda. Ayah saya datang bersama saudara perempuannya," kata Yamal di podcast Fundacion Jose Ramon de la Morena.
"Yang pertama tiba adalah ibu dari ayah saya. Ia datang sendirian dengan bus. Ia menyelinap naik bus, berhenti di Algeciras, lalu Granada, dan akhirnya berhasil sampai ke Mataro," ucapnya.
"Ia bekerja pagi, siang, malam, semuanya, agar ayah saya bisa datang, karena ia tinggal di Maroko bersama saudara perempuannya. Setelah ia menabung cukup uang, ia membayar seorang wanita untuk membawa mereka ke Spanyol."
Panda Bond RI Dapat Dukungan Penuh Pemerintah dan Bank Sentral China, Perizinan Bakal Dipercepat
Meskipun sukses besar, Yamal tidak pernah melupakan awal kehidupannya yang sederhana dan pengorbanan yang dilakukan orang lain agar ia bisa bersinar.










