Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS

Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS

Terkini | okezone | Rabu, 15 Juli 2026 - 04:02
share

TEHERAN - Iran meretas jaringan seluler di seluruh Timur Tengah untuk melacak lokasi personel militer dan kontraktor Amerika Serikat (AS) selama perang, demikian laporan surat kabar Financial Times (FT) London.

Laporan itu mengutip data telekomunikasi dari proyek penelitian Mobile Surveillance Monitor dan berbagai pihak yang mengetahui masalah tersebut. Para anggota parlemen AS merasa khawatir dengan informasi tersebut, kata surat kabar itu, karena mereka memperingatkan bahwa sistem roaming dan teknologi periklanan ponsel pintar telah membuat militer rentan terhadap serangan.

Pejabat di Teluk mencurigai Iran atau sekutunya memanfaatkan perjanjian roaming dengan penyedia telepon lokal untuk mencoba melacak personel AS, kata seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada FT. Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa pihak-pihak yang terkait dengan Iran telah menyalahgunakan basis data iklan yang tersedia secara komersial untuk melacak telepon di wilayah Kurdi semi-otonom di Irak utara.

“Iran benar-benar memiliki kemampuan untuk mendapatkan informasi lokasi secara real-time, langsung, dan berkelanjutan,” kata Gary Miller, seorang peneliti senior di lembaga pengawas keamanan siber Citizen Lab yang meninjau data tersebut dikutip FT, melansir Aljazeera, Selasa (14/7/2026).

“Saya akan sangat terkejut jika Iran tidak menggunakan SS7, atau akses jaringan seluler di wilayah tersebut, untuk melacak pengguna AS,” imbuhnya.

Topik Menarik