2 Proyek Sekolah Rakyat Rampung 100 Persen
JAKARTA - Dua proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Nindya Karya, yakni Kota Medan dan Kabupaten Kediri, berhasil mencatatkan progres fisik 100 persen.
Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti komitmen, profesionalisme, dan kerja keras seluruh tim proyek dalam mendukung penyelesaian salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh tim di lapangan yang telah mencapai progres fisik 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi yang solid, dan komitmen seluruh insan Nindya Karya. Semoga capaian ini menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi lokasi lainnya untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengutamakan mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/7/2026).
Berdasarkan data progres per 11 Juli 2026, rata-rata kemajuan pembangunan 20 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan PT Nindya Karya telah mencapai 90 persen.
Selain Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah mencapai 100 persen, sejumlah proyek lainnya juga menunjukkan progres yang sangat baik, di antaranya Kota Kediri (94,09 persen), Kota Makassar (92,98 persen), dan Kota Pasuruan (92,41 persen).
Umbas menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan. Maka itu, seluruh insan Nindya Karya memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan program ini melalui hasil pekerjaan yang berkualitas, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Umbas.










