Kuasa Hukum Sebut Vicky Prasetyo Kaget Dengar Kabar Tudingan Terlantarkan Fangfang
JAKARTA - Vicky Prasetyo mengaku kaget saat mendengar kabar dirinya dituding menelantarkan seorang perempuan bernama Fangfang yang mengklaim sebagai istri sirinya. Hal tersebut diungkapkan Vicky lewat kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga.
Dalam konferensi pers di Senayan City Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026), Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Vicky mengatakan bahwa kliennya merasa heran dengan tudingan tersebut. Mengingat selama ini, Vicky disebut selalu menafkahi Fangfang bahkan sudah merencanakan persiapan persalinan.
"Seperti WhatsApp tadi, Vicky bertanya, 'Di mana menelantarkannya?' gitu. Karena Vicky juga menyampaikan di sini Vicky masih menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami. Jadi Vicky juga sebenarnya kaget kenapa dalam rumah tangga mereka komunikasinya baik, lancar, tidak ada masalah kok tiba-tiba muncul dengan press conference,” kata Sunan Kalijaga.
Dia mengungkapkan bahwa kliennya menduga adanya pihak yang “mengompori” Fangfang untuk tampil di media dan bercerita tidak sesuai fakta. Bahkan, Vicky mengaku tidak pernah sekalipun melakukan tindak kekerasan terhadap Fangfang.
"Maka Vicky tadi menyampaikan kepada kami bahwa ini ada apa sebenarnya? Siapa di belakang ini yang menurut Vicky mengompori atau menyuruh Fangfang untuk tampil di media dan bercerita. Lalu juga saya tanya sama Vicky, 'Ada enggak kekerasan fisik atau verbal, sehingga mungkin saja Fangfang ini merasa harus speak up?' Kata Vicky, 'Enggak ada, orang kita baik-baik saja, enggak ada ribut’,” tambah dia.
Sunan Kalijaga menyebut bahwa kliennya memiliki dugaan adanya orang yang menjadi pelaku dibalik kabar yang saat ini tengah santer menyorot dirinya dan Fangfang.
"Nah ini yang menjadi concern dari Vicky Prasetyo, bahwa dia tidak terima, dia menduga ada orang di belakang atau di balik munculnya sang istri yang merasa atau menyampaikan seolah-olah ditelantarkan oleh Vicky,” tutur Sunan Kalijaga.
Sementara itu, Kuasa Hukum Vicky Prasetyo yang lain, Agustinus Nahak menjelaskan, kabar burung terkait dugaan penelantaran yang dilakukan oleh Vicky berawal dari adanya penggiringan opini melalui beberapa berita hoaks terkait Vicky.
“Kami duga di sini ada penggiringan opini publik oleh seseroang yang mengakomodir media. Lalu, media-media tersebut memberitakan sesuatu yang menurut Vicky tidak benar. Jadi kalau yang diberitakan itu benar, silakan," jelas Agustinus.
Lebih lanjut dia mengatakan, tapi kalau berita tersebut yang disebarkan tidak fakta dan berpotensi bohong.
Saat ini, dia bersama kliennya tengah mempelajari beberapa kabar berita tersebut sebagai pertimbangan untuk langkah hukum kedepannya.
“Nah ini yang menurut Vicky, dia sendiri akan mempelajari apakah nanti ada upaya hukum atau tidak. Karena jelas-jelas bahwa harusnya yang disampaikan kepada publik itu adalah sesuatu berita yang benar. Karena hubungan mereka baik-baik saja sampai hari ini menurut keterangan dari Vicky,” tutur Agustinus.










