Di Usia Ini Anak Mulai Bisa Berbohong, Ini Penjelasan Psikolog Anak!

Di Usia Ini Anak Mulai Bisa Berbohong, Ini Penjelasan Psikolog Anak!

Berita Utama | okezone | Selasa, 7 Juli 2026 - 16:02
share

JAKARTA - Pernahkah Mom melihat si kecil menangis sekuat tenaga, lalu tiba-tiba berhenti dan tersenyum begitu Mom menggendongnya? Di momen seperti itu, mungkin Mom sempat berpikir, "Wah, jangan-jangan si kecil pura-pura menangis untuk memanipulasi?"

Namun, benarkah bayi yang masih sangat kecil benar-benar bisa berbohong?

Bayi Belum Punya Kemampuan Memanipulasi

Secara singkat, jawabannya adalah tidak. Bayi tak bisa berbohong, memanipulasi, atau dengan sengaja menipumu.

Menurut para ahli psikologi perkembangan anak, untuk bisa berbohong, seseorang membutuhkan kemampuan kognitif tingkat tinggi. Seseorang harus memahami apa itu kebenaran, memikirkan kebohongan, dan memprediksi reaksi orang lain.

"Otak bayi pada fase ini masih sangat primitif dan hanya berfokus pada insting bertahan hidup. Mereka belum memiliki kapasitas yang disebut Theory of Mind, yaitu kemampuan untuk memahami bahwa orang lain memiliki pikiran yang berbeda dengan mereka, apalagi sampai merencanakan sebuah kebohongan," kata para peneliti saraf anak, dikutip dari Parents.

Menangis adalah Bentuk Komunikasi, Bukan Kebohongan

Jadi, kalau mereka tidak berbohong, kenapa mereka sering menangis dan langsung diam begitu keinginannya dituruti?

Bagi bayi, menangis adalah satu-satunya alat komunikasi utama yang mereka miliki. Ketika mereka menangis karena ingin digendong, itu bukanlah sebuah trik manipulasi, melainkan sebuah kebutuhan dasar.

Banyak dokter anak menegaskan bahwa kebutuhan akan sentuhan dan rasa aman sama pentingnya dengan kebutuhan akan susu atau tidur. Saat mereka menangis, mereka sedang mengomunikasikan rasa cemas atau ketidaknyamanan.

"Bayi secara biologis diprogram untuk mencari kedekatan fisik dengan pengasuhnya, karena membuat mereka merasa aman dari bahaya. Jadi, saat tangisannya berhenti setelah digendong, itu karena sistem saraf mereka telah tenang (teregulasi), bukan karena mereka berhasil memanipulasi Anda," ungkap pakar kesehatan anak.

Kapan Anak Mulai Belajar Berbohong?

Anak-anak biasanya baru mulai memahami konsep berbohong ketika mereka memasuki usia balita, tepatnya sekitar usia 2 hingga 3 tahun. Di usia ini, mereka mulai menyadari bahwa informasi bisa disembunyikan.

"Menariknya, saat anak balita mulai berbohong, misalnya berkata 'Bukan aku yang menumpahkan air' padahal bajunya basah, itu sebenarnya adalah tanda positif bahwa perkembangan kognitif dan logikanya berjalan normal," kata psikolog anak.

Tentu saja, kebohongan yang lebih kompleks dan disengaja biasanya baru muncul di usia sekolah dasar.

Jangan Ragu untuk Merespons Tangisan Bayi

Banyak mitos di luar sana yang mengatakan bahwa langsung menggendong bayi yang menangis akan membuatnya "manja". Kenyataannya justru sebaliknya.

Ketika kamu cepat merespons tangisan bayi, kamu sedang membangun kelekatan yang aman (secure attachment). Bayi belajar bahwa dunia ini adalah tempat yang aman dan bahwa orang tuanya selalu bisa diandalkan.

"Anda tidak akan pernah bisa memanjakan seorang bayi. Merespons kebutuhan mereka secara konsisten di bulan-bulan pertama kehidupan justru akan membentuk mereka menjadi anak yang lebih mandiri dan percaya diri di kemudian hari," ucap para pakar parenting. 

Jadi, buang jauh-jauh rasa khawatir bahwa si kecil sedang menipumu. Nikmatilah momen-momen menggendongnya, karena di mata mereka, pelukan Mom adalah tempat paling aman di dunia.

Topik Menarik