Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang
KARAKAS, iNews.id - Jumlah korban tewas gempa bumi di Venezuela bertambah menjadi 3.535 orang hingga Senin (6/7/2026) waktu setempat. Selain itu, hampir 17.000 orang luka dan sekitar 6.500 diselamatkan dari reruntuhan bangunan.
Dua gempa dahsyat, bermagnitudo 7,2 dan 7,5, mengguncang Venezuela pada 24 Juni.
Ketua parlemen Majelis Nasional Jorge Rodriguez mengatakan, 17.854 warga kehilangan tempat tinggal serta hampir 18.000 masih mengungsi.
Gempa juga merusak dan menghancurkan lebih dari 850 gedung, termasuk hunian tempat tinggal vertikal, serta mengganggu operasional di bandara internasional Venezuela.
Sebanyak 190 bangunan di antaranya benar-benar runtuh nyaris rata dengan tanah.
Sementara itu hasil perhitungan non-resmi memperkirakan lebih dari 30.000 orang masih hilang.
Presiden Venezuela Delcy Rodriguez, saat melakukan inspeksi di Bandara Maiquetia, mengatakan telah memerintahkan upaya untuk memulihkan penerbangan komersial melalui landasan pacu paralel.
"Sesegera mungkin dan sesuai dengan jadwal pemulihan operasional," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (7/7/2026).
Saat peringatan Hari Kemerdekaan Venezuela, Minggu (5/7/2026), Rodriguez mengulangi seruannya kepada AS untuk mencabut sanksi. Dia mengatakan Venezuela membutuhkan akses lebih besar ke pendanaan internasional untuk mempercepat rekonstruksi.









