Rokok Turunkan Kualitas Sperma, Suami Wajib Berhenti saat Promil

Rokok Turunkan Kualitas Sperma, Suami Wajib Berhenti saat Promil

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 28 Juni 2026 - 02:05
share

PROGRAM hamil (promil) tidak hanya bergantung pada kondisi kesehatan wanita, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas sperma pada pria. Salah satu faktor yang kerap diabaikan adalah kebiasaan merokok, baik rokok tembakau maupun rokok elektrik.

Ternyata, rokok dapat berdampak langsung terhadap kesuburan pria. Kondisi ini membuat peluang keberhasilan kehamilan.

1. Rokok Turunkan Kualitas Sperma

Dokter spesialis andrologi, dr. Jefry Tribowo dalam unggahan video di akun Instagram mengatakan bahwa merokok bisa memberikan dampak negatif yang cukup krusial terhadap kualitas sperma. Hal ini bisa berdampak jika pria tersebut tengah melakukan program hamil bersama istrinya.

dr. Jefry menjelaskan bahwa paparan asap rokok baik itu rokok tembakau maupun elektrik berpotensi meningkatkan radikal bebas di dalam tubuh. Hal ini secara langsung berdampak negatif pada kesehatan reproduksi pria dan bisa merusak kualitas sperma.

“Pasien yang kalau dia selama program hamil memilih untuk stop total merokok, dari sebelumnya merokok ya, itu perubahannya jauh banget ya," kata dr. Jefry.

 

2. Berhenti Merokok

dr. Jefry sangat menyarankan kepada para pria atau suami untuk berhenti merokok selama program hamil. Idealnya, durasi berhenti merokok saat program hamil bisa dilakukan minimal dua hingga tiga bulan untuk memperbaiki kualitas sperma.

"Kita berhenti minimal 2 sampai 3 bulan itu sperma akan membaik kualitasnya. Semakin lama tuh akan semakin cepat," ucap dia.

Selain itu, dr. Jefry menuturkan bahwa rokok elektrik harus dihindari. Penggunaan vape yang berlebihan justru dapat berdampak buruk juga pada jumlah sperma.

"Jadi juga ada penelitian ya, ternyata vape itu kalau semakin banyak liquid yang digunakan, dia itu akan mengurangi jumlah spermanya," tutur dr. Jefry.

Maka dari itu, para calon ayah diimbau untuk benar-benar menghentikan kebiasaan menghisap asap, bukan sekadar mengganti medianya. Hal ini penting demi keberhasilan program hamil yang dijalani. 

Topik Menarik