Kisah Unik Rodrigo De Paul, Pemain Argentina sang Bodyguard Lionel Messi
KISAH unik Rodrigo De Paul, pemain Timnas Argentina yang dikenal sebagai bodyguard Lionel Messi menarik untuk dibahas. Julukan itu tersemat di diri De Paul karena kehadirannya yang selalu ada di sisi Messi ketika keduanya tengah memperkuat Timnas Argentina.
Lionel Messi kerap dianggap sebagai sang konduktor utama yang berjalan penuh magis di atas lapangan. Namun, agar magis itu tetap bekerja tanpa gangguan, ada sosok penting yang rela bermandikan keringat dan berlari tanpa Lelah dan sosok itu adal De Paul.
Hubungan Messi dan De Paul memang terbilang unik. Mereka jarang terlibat dalam umpan satu-dua yang intim atau saling memberikan assist, tetapi kehilangan De Paul berarti kehilangan sebagian dari pesona Messi di lapangan.
1. Menutup Lubang dan Berlari untuk Dua Orang
Melihat pergerakan De Paul di lapangan adalah cara untuk memahami apa yang dilewatkan oleh Messi. Ketika Messi menjelajah dan meninggalkan posisinya, De Paul dengan sigap memastikan tidak ada ruang kosong yang tersisa.
Saat Messi memilih untuk tidak melakukan pressing atau tekel keras, De Paul akan mengambil alih tugas tersebut dengan intensitas dua kali lipat, berlari menutup jarak untuk dirinya sendiri sekaligus untuk sang kapten.
Bahkan ketika Messi dilanggar dan memilih diam, De Paul yang akan maju paling depan untuk melayangkan protes kepada wasit. Jiwa pelindung ini mungkin sudah mendarat di tubuhnya sejak kecil, mengingat ia memulai karier sepak bolanya sebagai penjaga gawang di klub kecil kota kelahirannya, Sarandi, pinggiran Buenos Aires.
"Saya sangat peduli pada Leo –sapaan akrab Messi, dan saya tahu dia juga sangat peduli pada saya," ujar De Paul, dikutip dari Indian Express, Selasa (23/6/2026).
Kedekatan ini begitu nyata di lapangan, salah satunya saat Messi merayakan rekor golnya yang ke-17 saat Argentina menang 2-0 atas Austria di matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026, pada Selasa (23/6/2026), mata sang megabintang langsung mencari wajah De Paul sebelum akhirnya mereka berpelukan erat layaknya sahabat sejati.
"Memiliki hubungan yang sangat baik dengannya membuat kami sering saling mencari di lapangan dan sangat memahami satu sama lain. Apa yang terjadi di lapangan, terjadi juga di luar. Hubungan itu selalu terpupuk, hingga pada titik di mana sekarang kami bisa saling memahami hanya dengan saling memandang,” kata De Paul dalam wawancara dengan TyC Sports pada tahun 2022.
2. Perbedaan Kepribadian
Menariknya, kedua pemain ini belum pernah bermain bersama hingga tahun 2018, tepat sebelum Piala Dunia di Rusia. Karakter mereka pun bertolak belakang, De Paul adalah seorang ekstrovert yang ceria, sementara Messi cenderung tertutup dan pendiam. Namun, perbedaan polaritas inilah yang justru menyatukan mereka.
Ikatan emosional mereka terbangun lewat hal-hal sederhana seperti bermain permainan kartu tradisional truco, mendengarkan musik bersama, hingga saling melempar tantangan saat sesi latihan ringan.
"Kami melakukan permainan pemanasan di mana Anda menggiring bola, melompati lingkaran, dan menembak. Saya bilang: 'Leo, saya menantangmu.' Dia menyukai hal itu. Itu memanusiakannya. Anda mungkin melihatnya seperti hidup di dimensi lain, tetapi dia adalah seorang manusia," tutur De Paul.










