Groundbreaking Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian, Dorong Konektivitas dan Ekonomi

Groundbreaking Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian, Dorong Konektivitas dan Ekonomi

Ekonomi | okezone | Selasa, 23 Juni 2026 - 17:37
share

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) groundbreaking pembangunan Dermaga II dan peningkatan kapasitas Dermaga I di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, Senin 22 Juni 2026.

Di ujung barat Pulau Bangka, Pelabuhan Tanjung Kalian telah lama menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dan logistik yang menghubungkan Kepulauan Bangka Belitung dengan Pulau Sumatera.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pembangunan dan peningkatan kapasitas dermaga merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan.

“Infrastruktur pelabuhan memiliki peran penting sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah," katanya dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Dia menambahkan, pembangunan dan peningkatan kapasitas Dermaga Tanjung Kalian menjadi bagian dari komitmen dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, 

"Ini sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan pada masa puncak angkutan seperti Nataru dan Lebaran,” ujar Heru.

Proyek pengembangan ini mencakup pembangunan Dermaga II yang dirancang melayani kapal dengan kapasitas maksimal 1.000 GT, dengan dimensi panjang 58 meter dan lebar 13 meter. 

Selain itu, dilakukan peningkatan kapasitas Dermaga I yang mampu melayani kapal hingga 2.000 GT dengan dimensi panjang 70 meter dan lebar 15 meter. Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas operasional kapal sekaligus mengoptimalkan kapasitas layanan penyeberangan.

General Manager ASDP Cabang Bangka Agustinus Cahyo menjelaskan, Pelabuhan Tanjung Kalian memiliki peran penting sebagai gerbang konektivitas masyarakat melalui lintasan Tanjung Kalian–Tanjung Api-Api yang dilayani oleh KMP Madani, KMP Mutis, dan KMP Belanak. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan ini telah melayani 76.875 penumpang dan 58.952 kendaraan.

“Tingginya aktivitas penyeberangan ini menjadi indikator penting bagi kami untuk terus memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kapasitas layanan," kata Agustinus.

 

Dia menambahkan, melalui pembangunan dan peningkatan dermaga, pihaknya berharap pola operasional kapal menjadi lebih fleksibel, waktu tunggu sandar dapat ditekan, serta pelayanan terhadap perpindahan penumpang, kendaraan, dan logistik dapat berjalan lebih lancar dan optimal.

Penguatan kapasitas Pelabuhan Tanjung Kalian diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru dan memperlancar konektivitas antarwilayah di Bangka Belitung dan Sumatera.

Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan langkah strategis mengingat perannya sebagai simpul konektivitas utama yang menghubungkan masyarakat Bangka Belitung dengan Pulau Sumatera.

“Pada periode puncak, tingginya mobilitas sering menjadi tantangan dalam pelayanan. Karena itu, kami menyambut baik pembangunan dan peningkatan kapasitas pelabuhan ini agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih lancar, aman, dan nyaman. Kami berharap proyek ini dapat berjalan tanpa hambatan serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di Mentok dan Bangka Barat,” ujar Hidayat.

Topik Menarik