Tubuh Tampak Kurus di Foto Terbaru Bersama Roger Federer, Kondisi Fisik Rafael Nadal Bikin Fans Khawatir
MADRID – Unggahan terbaru dari legenda tenis asal Spanyol, Rafael Nadal, mendadak menjadi sorotan hangat di jagat maya. Pria yang kini menginjak usia 39 tahun tersebut membagikan momen kebersamaannya dengan sang rival sekaligus sahabat karibnya, Roger Federer, saat keduanya bertemu di Madrid.
Namun, alih-alih sekadar bernostalgia dengan reuni dua raksasa dunia tenis tersebut, perhatian para penggemar justru teralihkan oleh perubahan fisik Nadal. Banyak netizen yang menyuarakan kekhawatiran mereka di media sosial setelah melihat tubuh peraih 22 gelar Grand Slam tersebut tampak jauh lebih kurus sejak memutuskan gantung raket pada tahun 2024 lalu.
1. Perubahan Tubuh Rafael Nadal
Selama masa jayanya, Nadal sangat dikenal sebagai petenis yang mengandalkan kekuatan fisik yang luar biasa dan otot lengan yang kekar, yang membantunya mendominasi lapangan tanah liat hingga merengkuh 14 trofi French Open. Ia juga mengukir sejarah sebagai salah satu dari tiga petenis pria yang mampu melengkapi gelar Career Golden Slam di nomor tunggal, serta menjadi pria termuda yang meraih Career Grand Slam pada usia 24 tahun.
Melihat foto terbarunya bersama Federer, para penggemar langsung menyadari hilangnya massa otot yang dulu menjadi ciri khas Nadal. Berbagai komentar bernada cemas pun bermunculan.
"Apa yang terjadi dengan Rafa? Apakah dia sedang sakit atau bagaimana?" tulis seorang penggemar di akun Instagram @rafaelnadal, dikutip Sabtu (30/5/2026).
"Apakah kamu baik-baik saja, Rafa? Kamu terlihat cukup lemah. Kuharap kamu dalam kondisi yang baik,” sahut netizen lain.
"Apakah cuma perasaan saya saja, atau kamu memang kehilangan otot? Otot khas Nadal,” tambah fans Nadal
Kendati demikian, tidak sedikit pula penggemar yang langsung pasang badan membela sang legenda. Ia menilai perubahan fisik Nadal adalah hal yang wajar terhadap atlet yang sudah pensiun.
"Ketika seseorang pensiun sebagai atlet profesional, tubuh mereka tidak akan lagi terlihat seperti tubuh atlet profesional karena mereka tidak menghabiskan seluruh waktunya untuk berlatih. Ini bukan hal yang rumit," bela salah satu netizen.
2. Sindrom Langka di Balik Perubahan Fisik Nadal
Penyusutan massa otot yang dialami Nadal sebenarnya merupakan hal yang rasional, terlebih jika mengaitkannya dengan cedera kaki kronis yang telah dideritanya selama bertahun-tahun. Belum lama ini, Nadal mengungkapkan dirinya didiagnosis mengidap Muller-Weiss Syndrome, sebuah kondisi degeneratif langka pada kaki yang menyebabkan runtuhnya tulang navikular tarsal, sehingga bentuknya berubah seiring berjalannya waktu.
Penyakit ini disinyalir kuat membatasi kemampuan Nadal untuk menjaga bentuk tubuhnya seperti sedia kala karena ia tidak bisa lagi memaksakan tubuhnya dalam porsi latihan yang berat. Di sisi lain, memiliki massa tubuh yang lebih ringan justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Nadal saat ini, karena dapat mengurangi beban serta tekanan pada kakinya yang cedera.
Sejak pensiun, Nadal sendiri lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengelola Rafa Nadal Academy di Mallorca demi menggembleng generasi penerus dunia tenis. Di luar kesibukannya sebagai mentor, mantan petenis nomor satu dunia ini juga diketahui tetap aktif menyalurkan hobi olahraganya dengan bermain padel dan golf.










