Raymond/Joaquin Disebut Siap Tampil di Indonesia Open 2026 Usai Dibekap Cedera

Raymond/Joaquin Disebut Siap Tampil di Indonesia Open 2026 Usai Dibekap Cedera

Olahraga | okezone | Kamis, 28 Mei 2026 - 22:11
share

JAKARTA - Asisten pelatih ganda putra Indonesia, Chafidz Yusuf, mengungkapkan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sudah siap mentas di Indonesia Open 2026. Pasalnya, Raymond yang sempat dibekap cedera kini kondisinya sudah membaik. 

1. Pulih dari Cedera

Sebelumnya, PBSI mengumumkan Raymond/Joaquin mundur dari Singapore Open 2026 yang berlangsung pekan ini. Hal itu terjadi karena Raymond cedera lutut kiri.

Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran jika Raymond/Joaquin juga akan absen di Indonesia Open 2026 pekan depan. Namun, Chafidz memberikan update terbaru bahwa Raymond mengalami pemulihan dengan baik.

"Sebelumnya mungkin sudah dijelaskan sama Koh Anton (sapaan akrab Antonius Budi Ariantho, Pelatih Kepala Ganda Putra-red). Sebelumnya memang (Raymond) ada problem di kaki sebelah kirinya itu agak berasa," ungkap Chafidz di Pelatnas PBSI Cipayung, beberapa hari lalu.

"Tapi sudah ditangani tim medis Pelatnas dengan baik ya, semuanya juga terukur. Apa yang dia rasakan, ada problem kemarin, sekarang sudah membaik. Saya kira juga untuk Indonesia Open ini sudah siap," ujarnya.

Chafidz menegaskan, Raymond pun siap tampil di Indonesia Open 2026. Ajang berlevel Super 1000 itu akan digelar di Istora Senayan, Jakarta pada 2-7 Juni 2026.

"Insya Allah mudah-mudahan enggak ada masalah, ya dia (Raymond) sudah siap untuk main," lanjut Chafidz.

Chafidz menjelaskan, cedera yang diderita Raymond tidak terlalu serius. Absennya pebulu tangkis berusia 22 tahun tersebut dari Singapore Open 2026 karena tim pelatih tidak ingin memaksakan kondisi pemain yang kurang fit. 

"Bukan satu cedera yang serius sebetulnya gitu. Cuma kita ya kalau pelatih itu kan harus mendengar juga apa yang pemain (rasakan). Jadi tidak bisa terlalu memaksakan gitu. Terus misalnya mereka ada masalah apa ya kita solusinya apa gitu, enggak hanya cedera tanpa solusi terus," tutupnya.

Topik Menarik