Bahaya Buang Sperma di Muka, Bisa Picu Infeksi Jika Terkena Mata

Bahaya Buang Sperma di Muka, Bisa Picu Infeksi Jika Terkena Mata

Gaya Hidup | okezone | Rabu, 27 Mei 2026 - 02:22
share

JAKARTA - Paparan cairan sperma ke area mata ternyata tidak bisa dianggap sepele. Selain memicu iritasi, kondisi tersebut juga berisiko menyebabkan infeksi serius, terutama jika salah satu pasangan memiliki infeksi menular seksual.

Dokter umum sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, menjelaskan bahwa cairan sperma memang bukan racun, tetapi tetap dapat menimbulkan gangguan kesehatan apabila masuk ke mata.

“Jadi sperma itu memang bukan racun, tapi kalau terkena mata itu bisa menimbulkan masalah serius, terutama infeksi. Secara komposisi, semen atau sperma mengandung air, protein, enzim, zinc, asam sitrat, elektrolit, asam amino, dan bisa membawa mikroorganisme,” kata dr. Aditya, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, ketika cairan sperma masuk ke mata, lapisan pelindung mata seperti konjungtiva bisa mengalami iritasi. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti mata merah, perih, berair, hingga sensasi terbakar.

“Masalahnya ini bukan cuma iritasi saja, teman-teman. Bayangkan kalau salah satu pasangan membawa infeksi menular seksual seperti gonorrhea atau chlamydia, bakteri, virus, atau mikroorganisme lain bisa menginfeksi mata dan menyebabkan konjungtivitis berat atau penyakit lainnya,” ujarnya.

Infeksi Mata

Menurut dr. Aditya, dalam beberapa kasus infeksi dapat berkembang dengan cepat hingga merusak kornea mata. Kondisi itu berpotensi menimbulkan nyeri hebat bahkan gangguan penglihatan apabila tidak segera ditangani.

Selain itu, paparan cairan tubuh ke mata juga memiliki risiko penularan penyakit tertentu, meskipun peluangnya tergolong rendah. Risiko tersebut meningkat apabila terdapat luka kecil pada permukaan mata.

“Jadi begitu terpapar, kuman atau bakteri bisa langsung masuk. Bahkan pernah ada kasus mata merah hebat setelah terkena paparan cairan tubuh yang akhirnya membutuhkan antibiotik hingga perawatan lanjutan,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar segera melakukan pertolongan pertama apabila mata terkena cairan sperma, yakni dengan membilas mata menggunakan air bersih mengalir selama beberapa menit dan tidak mengucek mata.

“Kalau muncul nyeri, mata merah berat, atau penglihatan terganggu, segera periksa ke dokter. Jadi ini bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga kesehatan mata jangka panjang,” pungkasnya.

Topik Menarik