SPMB 2026 Jenjang TK hingga SMP Negeri di Tangsel Dimulai, Ini Jadwalnya!

SPMB 2026 Jenjang TK hingga SMP Negeri di Tangsel Dimulai, Ini Jadwalnya!

Gaya Hidup | okezone | Senin, 25 Mei 2026 - 21:14
share

TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan mulai menyiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, dan SMP Negeri.

Dalam petunjuk teknis terbaru, jalur domisili kembali menjadi prioritas utama dalam penerimaan peserta didik baru. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi warga yang tinggal di sekitar sekolah.

Kepala Dinas Dikbud Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, pelaksanaan SPMB tahun ini dirancang lebih transparan, objektif, dan akuntabel agar seluruh proses berjalan tertib dan tetap sasaran.

"SPMB tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan dengan prinsip pemerataan akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan," kata dia Senin (25/05/26).

Deden juga mengimbau masyarakat untuk memahami seluruh persyaratan administrasi sejak awal, terutama terkait dokumen kependudukan pada jalur domisili dan beberapa syarat khusus untuk jalur penerimaan murid lainnya.

"Kami meminta orang tua mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan agar proses pendaftaran berjalan lancar dan tidak terkendala saat verifikasi," katanya.

Untuk jenjang TK Negeri Pembina, pendaftaran dilakukan secara offline di sekolah penyelenggara. Calon murid hanya diperbolehkan memilih satu TK Negeri Pembina saat mendaftar.

Untuk kelompok A, calon murid harus berusia minimal 4 tahun dan maksimal 5 tahun per 1 Juli 2026. Sedangkan kelompok B diperuntukkan bagi anak usia 5 hingga 6 tahun.

Sementara bagi calon murid penyandang disabilitas, ketentuan usia dikecualikan. SPMB TK Negeri Pembina membuka tiga jalur penerimaan yakni, Jalur Domisili (80 persen), Jalur Afirmasi (15 persen) dan Jalur Mutasi (5 persen).

SPMB TK Negeri Pembina dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Mei 2026 dengan total kuota mencapai 503 siswa dari tujuh kecamatan di Kota Tangsel.

Selain akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), calon murid juga wajib melampirkan Kartu Keluarga (KK). Untuk jalur domisili, KK harus sudah tercatat di Disdukcapil Kota Tangsel minimal satu tahun, terhitung hingga 1 Juli 2025. Jadwal lengkapnya:

- Sosialisasi: 4–13 Mei 2026
- Pendaftaran: 25–26 Mei 2026
- Pengumuman: 26 Mei 2026
- Daftar Ulang: 2–4 Juni 2026
- Hari Pertama Sekolah: 13 Juli 2026

Sedang untuk jenjang SD Negeri, Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di sekolah tujuan maupun secara online melalui situs SPMB Tangsel, bagi sekolah yang menjadi piloting SPMB online. Calon murid yang mengalami kendala saat pendaftaran online dapat datang langsung ke sekolah dengan membawa berkas persyaratan.

Calon murid kelas 1 SD wajib berusia minimal 7 tahun per 1 Juli 2026. Namun, anak usia paling rendah 6 tahun tetap dapat mendaftar. Bahkan, usia minimal 5 tahun 6 bulan diperbolehkan khusus bagi anak yang memiliki kecerdasan atau bakat istimewa serta kesiapan psikis berdasarkan rekomendasi psikolog profesional atau dewan guru.

SPMB SD Negeri membuka tiga jalur penerimaan yakni Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, dan Jalur Mutasi. Jalur domisili mendapat kuota terbesar sebesar 70 persen yang terdiri atas 65 persen jalur domisili dalam daerah dan 5 persen jalur domisili luar daerah. Sementara jalur afirmasi mendapat kuota 25 persen dan jalur mutasi sebesar 5 persen.

Total kuota penerimaan murid baru SD Negeri di Kota Tangerang Selatan tahun ajaran 2026/2027 mencapai 16.080 siswa. Adapun jadwal lengkap SPMB SD Negeri Tangsel 2026 sebagai berikut:

- Sosialisasi: 4 Mei–2 Juni 2026
- Pendaftaran: 8–19 Juni 2026
- Pengumuman: 26 Juni 2026
- Daftar Ulang: 1–3 Juli 2026
- Hari Pertama Sekolah: 13 Juli 2026

Sementara untuk jenjang SMP Negeri, pendaftaran SPMB dilakukan secara online, termasuk bagi pendaftar luar daerah, lulusan Paket A sederajat, dan lulusan tahun sebelumnya. Pendaftar yang mengalami kendala saat proses pendaftaran dapat datang langsung ke SMP Negeri tujuan untuk mendapatkan bantuan dari panitia sekolah.

Calon murid SMP Negeri wajib telah lulus dari SD, SD Terbuka, MI, Paket A atau bentuk lain sederajat, serta berusia maksimal 15 tahun per 1 Juli 2026. Khusus lulusan tahun sebelumnya, wajib melampirkan ijazah yang telah dilegalisir dari sekolah asal. 

Selain itu, calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik, kemampuan tahfidz Al-Qur’an, hingga anggota Pramuka Siaga Garuda dapat mengikuti jalur prestasi dengan melampirkan dokumen pendukung yang dipersyaratkan.

SPMB SMP Negeri membuka empat jalur penerimaan yakni Jalur Domisili (40 persen), Jalur Prestasi (25 persen), Jalur Afirmasi (30 persen) dan Jalur Mutasi (5 persen). 

Pelaksanaan SPMB SMP Negeri Tangsel 2026 dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama untuk jalur domisili berlangsung pada 22–24 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 26 Juni 2026 dan daftar ulang 27 Juni 2026. 

Tahap kedua untuk jalur prestasi dan mutasi dibuka 29 Juni–1 Juli 2026, pengumuman 4 Juli 2026 dan daftar ulang 6 Juli 2026. Berikutnya, tahap ketiga untuk jalur afirmasi dan disabilitas berlangsung pada 6–8 Juli 2026, pengumuman hasil seleksi pada 9 Juli 2026 dan daftar ulang pada 10 Juli 2026. Seluruh murid baru jenjang SMP Negeri.

Topik Menarik