2 Pebulu Tangkis Indonesia yang Tampil di Olimpiade Paris 2024 Putuskan Keluar dari Pelatnas PBSI, Nomor 1 karena Alasan Kesehatan
BERIKUT dua pebulu tangkis Indonesia yang tampil di Olimpiade Paris 2024 putuskan keluar dari Pelatnas PBSI. Salah satunya mundur karena alasan kesehatan.
Masuk Pelatnas PBSI menjadi tujuan para pebulu tangkis di Indonesia. Status sebagai pemain nasional tentu akan menaikkan gengsi.
Tapi, tidak sembarang pemain bisa masuk dan menjadi bagian dari Pelatnas PBSI. Seleksi ketat harus dilalui agar bisa menjadi penghuni di Cipayung, Jakarta Timur.
Sudah jadi penghuni pun, masih ada lagi ketentuan agar tidak didegradasi. Tuntutan untuk berprestasi sangat besar karena status pemain nasional tersebut.
Ada juga pemain yang akhirnya memutuskan keluar dari Pelatnas PBSI. Siapa saja? Simak ulasan berikut ini.
2 Pebulu Tangkis Indonesia yang Tampil di Olimpiade Paris 2024 Putuskan Keluar dari Pelatnas PBSI
1. Gregoria Mariska Tunjung
Perempuan berusia 26 tahun ini membuat kabar mengejutkan akhir pekan silam. Sebab, Gregoria memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI.
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17: Garuda Muda Tertekan, Belum Ada Gol di Babak Pertama
Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 ini bergelut dengan kesehatannya selama setahun terakhir. Gregoria memang tengah berupaya memulihkan diri dari penyakit vertigo.
Walaupun mundur dari Cipayung, pemain klub PB Mutiara ini belum memutuskan soal kariernya ke depan. Besar kemungkinan Gregoria turun sebagai pemain independen.
2. Jonatan Christie
Pria berusia 28 tahun ini memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI setelah Piala Sudirman 2025. Jonatan bahkan mengaku sudah berpikir untuk keluar dari Cipayung sejak Olimpiade Paris 2024.
Berbeda dengan Gregoria, pebulu tangkis PB Tangkas ini mengaku ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga kecilnya. Jonatan merasa tidak adil jika terus mengejar karier dengan mengorbankan orang-orang terkasihnya.
Walau sudah keluar, pria asal Jakarta ini tetap turun lewat jalur profesional atau independen. Bahkan, Jonatan sempat meraih tiga gelar juara usai mundur dari Pelatnas PBSI.










