Kalah 0-2 dari PSIM Yogyakarta, Pelatih Malut United Kritisi Kinerja Wasit
PELATIH Malut United, Hendri Susilo, mengkritisi keputusan wasit yang memberi kartu merah kepada sang pemain, Wbeymar Angulo. Eks pelatih Sriwijaya FC itu blak-blakan tak puas dengan penjelasan wasit yang memimpin pertandingan.
Dalam laga tersebut, Laskar Kie Raha -julukan Malut United- harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-45+6 setelah wasit menganggap Wbeymar Angulo melakukan pelanggaran handsball di kotak penalti.
“Saya mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Angulo. Saya tidak puas dengan penjelasan pihak pengadil terkait keputusan tersebut,” kata Hendri Susilo dalam konferensi pers pascalaga.
“Masalah muncul setelah wasit memberikan kartu merah. Cederanya Tyronne tak berpengaruh terhadap game plan kami karena kami masih memiliki opsi di bangku cadangan,” kata Hendri Susilo.
1. Pemain Malut United Berjuang Maksimal
“Pemain sudah berjuang memberikan perlawanan setelah kami bermain dengan 10 pemain. Namun, hasil belum sesuai harapan. Sekarang tugas kami bangkit pada laga Berikutnya.”
Demikian pernyataan perwakilan pemain Malut United, Angga Saputro, dalam sesi konferesi pers usai laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 kontra PSIM Yogyakarta pada Minggu 10 Mei 2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Laskar Mataram -julukan PSIM Yogyakarta. Dua gol PSIM Yogyakarta dicetak Ze Valente melalui titik putih pada menit ke-45 dan Irfan pada menit ke-90.
Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel, mendominasi jalannya pertandingan dengan 70 persen penguasaan bola berbanding 30 persen milik Laskar Kie Raha. Total 14 upaya tembakan dilepaskan dengan 7 di antaranya mengenai sasaran. Di sisi lain, Malut United hanya mampu melesakkan 1 tendangan mengarah ke gawang dari 5 kali percobaan.
2. Hendri Susilo Apresiasi Perjuangan Pemain Malut United
Terlepas dari situasi tersebut, juru taktik berusia 60 tahun itu tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang berjuang hingga akhir pertandingan.
“Meski bermain dengan 10 pemain, anak-anak tetap berjuang hingga akhir. Saya sangat salut dan hormat kepada mereka,” tutur Hendri Susilo.
Kekalahan atas PSIM membuat Malut United turun ke peringkat ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 52 poin, sama dengan Persebaya Surabaya. Namun, Laskar Kie Raha kalah head to head dari Bajol Ijo.
Selanjutnya, Malut United akan menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-33 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu 16 Mei 2026 mulai pukul 19.00 WIB.










