Syarat Kampung Nelayan Merah Putih Bisa Dapat Kredit Himbara

Syarat Kampung Nelayan Merah Putih Bisa Dapat Kredit Himbara

Ekonomi | okezone | Minggu, 10 Mei 2026 - 14:03
share

JAKARTA – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 14 lokasi siap mendapatkan pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Saat ini, sedang dilakukan proses identifikasi kebutuhan skema pembiayaan agar dapat disusun lebih terukur, bankable, dan selaras dengan prinsip kehati-hatian perbankan.

Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, mengatakan tantangan pembiayaan bukan semata pada ketersediaan dana, tetapi pada kesiapan model usaha yang layak dibiayai di tingkat lapangan.

“Melalui pendalaman per lokasi, kami mendorong perbankan memahami potensi usaha secara lebih utuh agar skema pembiayaan yang disusun benar-benar sesuai dengan karakteristik usaha,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Ia menargetkan dalam waktu dekat skema pembiayaan yang selaras dengan model bisnis di setiap lokasi KNMP dapat segera diimplementasikan.

“Yang terpenting, pembiayaan usaha harus diiringi literasi keuangan agar pelaku usaha mampu mengakses kredit dan mengelolanya secara sehat dan produktif,” ujar Machmud.

Hingga triwulan I 2026, realisasi kredit program sektor kelautan dan perikanan telah mencapai Rp2,23 triliun yang disalurkan kepada 131.230 debitur. Nilai tersebut tumbuh 19,59 persen secara tahunan, sementara jumlah debitur meningkat 59,79 persen, yang menunjukkan semakin luasnya jangkauan pembiayaan, khususnya pada segmen mikro dan ultra mikro.

Dari sisi komposisi usaha, struktur penyaluran pembiayaan masih didominasi sektor hulu, yaitu penangkapan ikan sebesar 34,88 persen, budidaya sebesar 32,67 persen, diikuti pergaraman sebesar 0,35 persen. Sementara di sektor hilir, seperti pengolahan hasil perikanan telah tersalurkan sebesar 2,91 persen dan perdagangan hasil perikanan sebesar 22,13 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya ruang besar untuk mendorong pembiayaan pada sektor hilir yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Dalam konteks tersebut, KNMP didorong sebagai simpul penguatan ekosistem usaha yang mengintegrasikan aktivitas hulu hingga hilir dalam satu kawasan. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga diperkuat sebagai agregator, sehingga pembiayaan tidak lagi bersifat parsial, melainkan terintegrasi dalam satu sistem usaha yang mencakup produksi, pengolahan, hingga pemasaran.

Perbankan Himbara dan lembaga keuangan lainnya pada prinsipnya menyambut baik langkah ini dan menyatakan kesiapan untuk mendalami model bisnis serta menyiapkan skema pembiayaan sesuai dengan karakteristik usaha di masing-masing lokasi.

Topik Menarik