Erupsi Gunung Dukono, BNPB Ungkap Dugaan Kelalaian saat Jalur Pendakian Ditutup

Erupsi Gunung Dukono, BNPB Ungkap Dugaan Kelalaian saat Jalur Pendakian Ditutup

Terkini | okezone | Jum'at, 8 Mei 2026 - 15:11
share

HALMAHERA UTARA - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada Jumat (8/5/2026) pagi dengan kolom abu mencapai 10 kilometer. Di tengah proses penanganan bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap adanya dugaan kelalaian meski jalur pendakian sebelumnya telah ditutup.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan Kementerian Pariwisata sebelumnya telah mengeluarkan surat penutupan kawasan pendakian Gunung Dukono guna mengantisipasi risiko keselamatan wisatawan maupun masyarakat sekitar.

“Dari hasil diskusi sementara antarinstansi, terdapat dugaan adanya kelalaian dari pegiat wisata atau pihak yang tetap melakukan aktivitas pendakian meskipun telah terdapat pemberitahuan penutupan kawasan wisata pendakian Gunung Dukono,” kata Abdul Muhari, Jumat (8/5/2026).

Ia menyebut pemerintah masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Selain itu, pemantauan aktivitas Gunung Dukono akan terus dilakukan secara berkala. Evaluasi tingkat aktivitas gunung juga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi vulkanik di lapangan.

“BNPB mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi arahan resmi dari pemerintah daerah dan petugas PVMBG,” ujarnya.

 

“Masyarakat di sekitar gunung juga diminta tidak beraktivitas dalam radius berbahaya yang telah direkomendasikan otoritas terkait serta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik,” sambungnya.

Diketahui, akibat erupsi Gunung Dukono, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan lima pendaki mengalami luka-luka.

Dikutip dari laman resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Dukono mengalami erupsi pada pukul 07.41 WIT dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak.

“Terjadi erupsi Gunung Dukono pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 07.41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ±10.000 meter di atas puncak atau sekitar 11.087 meter di atas permukaan laut,” tulis PVMBG.

Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke utara. Hingga laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.

“Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” demikian keterangan PVMBG.

Topik Menarik