BNPB: Lima Pendaki Terluka Akibat Erupsi Gunung Dukono

BNPB: Lima Pendaki Terluka Akibat Erupsi Gunung Dukono

Terkini | okezone | Jum'at, 8 Mei 2026 - 14:44
share

HALMAHERA UTARA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya lima pendaki mengalami luka-luka, akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026).

“Erupsi Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, pada Jumat (8/5), menyebabkan sedikitnya lima orang pendaki mengalami luka-luka, dan saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (8/5/2026).

Menurut Abdul Muhari, tim gabungan dari BPBD dan Basarnas masih terus melakukan penyisiran serta evakuasi terhadap para pendaki yang berada di kawasan gunung tersebut.

Ia menjelaskan, Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api yang aktivitasnya meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

“Keterangan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 07.41 WIT. Gunung Dukono yang saat ini berstatus Level II atau Waspada mengalami peningkatan aktivitas visual dan kegempaan sejak 29 Maret 2026, dengan rata-rata tercatat sebanyak 95 kejadian erupsi,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Kapolres Halmahera Utara, Erlicson, menyebut dua pendaki warga negara asing (WNA) dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi tersebut.

“Info sementara dua korban meninggal,” kata Erlicson kepada wartawan.

Namun, ia belum menjelaskan secara rinci identitas korban. Berdasarkan informasi sementara, kedua korban diketahui berasal dari Singapura.

Selain itu, sekitar 20 pendaki lainnya dilaporkan masih terjebak di kawasan Gunung Dukono dan sedang dalam proses evakuasi.

“Masih dilakukan evakuasi oleh tim gabungan dari Polres, BPBD, dan Basarnas terhadap sekitar 20 pendaki,” ujarnya.

Dikutip dari laman resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Dukono erupsi pada pukul 07.41 WIT dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak.

 

“Terjadi erupsi Gunung Dukono pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 07.41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ±10.000 meter di atas puncak atau sekitar 11.087 meter di atas permukaan laut,” tulis PVMBG.

Kolom abu terpantau berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke utara. Hingga laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.

“Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” demikian keterangan PVMBG.

Opsi judul:

Topik Menarik