Tak Perlu Dibuang, Ikan Sapu-Sapu Bisa Diolah Jadi Pupuk
JAKARTA – Ikan sapu-sapu yang selama ini dianggap hama ternyata memiliki manfaat besar. Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Triyanto, mengungkapkan bahwa ikan ini bisa diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC).
Dalam sesi diskusi di kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Kamis 30 April 2026, Triyanto menjelaskan, proses pengolahan ikan sapu-sapu menjadi pupuk tergolong mudah. Dengan begitu, ikan sapu-sapu bisa dilakukan di rumah melalui sistem fermentasi.
"Jadi ikan sapu-sapunya itu bisa dihaluskan, halus kasar juga boleh, halus sekali juga boleh. Nanti ditambahkan mikroorganisme," ujar Triyanto.
1. Pupuk Ikan Sapu-Sapu
Triyanto menambahkan, pembuatan pupuk ini memerlukan bahan tambahan sebagai starter untuk perkembangan mikroba, seperti molase atau gula. Jika sulit menemukan molase, masyarakat bisa menggunakan bahan dapur lainnya.
"Dikasih molase atau gula. Kalau enggak punya molase ya gula merah, enggak ada gula merah apa susah, gula pasir," tuturnya.
Triyanto lalu memberikan rumus perbandingan bahan yang tepat. Waktu fermentasi juga menjadi kunci agar nutrisi dalam ikan terserap sempurna ke dalam cairan pupuk.
"Intinya jadi dikumpulkan bahan bakunya itu satu banding satu terus difermentasi selama kurang lebih di atas satu bulan ya," jelas dia.
2. Fermentasi Dilakukan Bijak
Namun, Triyanto mengingatkan agar cairan hasil fermentasi tersebut digunakan secara bijak, terutama jika bagi ikan berasal dari perairan yang tercemar.
"Nah, nanti cairan itu dijadikan pupuk, begitu," ucap Triyanto.
Jadi, jangan asal buang ikan sapu-sapu lagi nih. Masih ada banyak manfaat yang bisa dihadirkan dari ikan satu ini.










