RS Polri Terima 7 Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
JAKARTA - Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, menyebut hingga saat ini pihaknya telah menerima tujuh sampel DNA dari keluarga korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.
“Keluarga yang sudah melaporkan ke posko antemortem sampai saat ini sebanyak tujuh keluarga,” ujar Prima kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Ia mengatakan, RS Polri Kramat Jati masih menunggu keluarga korban lainnya yang belum melapor ke Pos Antemortem RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri.
Saat ini, tim DVI (Disaster Victim Identification) masih melakukan proses identifikasi terhadap 10 jenazah korban.
“Proses identifikasi masih berjalan. Kami bekerja sama dengan Pusident dari Polda Metro Jaya, Polres, maupun Mabes Polri untuk mempercepat identifikasi,” tuturnya.
Prima menambahkan, setelah seluruh data terkumpul, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi antara data antemortem dan postmortem untuk memastikan identitas korban.
“Nantinya akan dilakukan rekonsiliasi untuk mencocokkan data antemortem dan postmortem,” pungkasnya.










