Fakta 3 Kursi Dirjen Kemenkeu Kosong, Ini Alasan Purbaya

Fakta 3 Kursi Dirjen Kemenkeu Kosong, Ini Alasan Purbaya

Ekonomi | okezone | Minggu, 26 April 2026 - 05:10
share

JAKARTA - Pencopotan sejumlah direktur jenderal di Kementerian Keuangan menjadi sorotan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencopot Febrio Nathan Kacaribu dari jabatan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, serta Luky Alfirman dari posisi Direktur Jenderal Anggaran.

Sebelumnya, Purbaya juga mengganti Sekretaris Jenderal Heru Pambudi yang posisinya telah digantikan oleh Robert Leonard Marbun.

Berikut fakta-fakta terkait Purbaya yang mencopot sejumlah dirjen Kemenkeu:

1. Ganti Febrio Nathan dan Luky Alfirman

Menurut Purbaya, posisi yang ditinggalkan kedua pejabat tersebut saat ini telah diisi oleh pelaksana harian (Plh).

"Iya, sudah diberikan Plh (Pelaksana Harian) sekarang, dari kemarin siang," ujar Purbaya.

Purbaya menambahkan bahwa status Plh untuk kedua direktorat jenderal tersebut mulai aktif bekerja sejak Selasa siang, berbarengan dengan pelantikan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Kemenkeu.

2. Sejumlah Kursi Dirjen Kemenkeu Kosong

Selain kekosongan pada posisi Dirjen Anggaran dan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, posisi Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan juga masih diisi oleh pejabat sementara.

Pasca ditinggalkan Masyita Crystallin, posisi tersebut kini dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) Herman Saheruddin.

3. Purbaya Lapor Prabowo

Purbaya berencana mengajukan nama-nama calon pejabat definitif untuk ketiga posisi strategis eselon I tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

"Nanti akan sekalian diajukan ke Presiden. Jadi sekaligus pada awal Mei atau pertengahan Mei," ungkap Purbaya.

4. Purbaya Siapkan 3 Nama Dirjen Baru

Purbaya Yudhi Sadewa bersiap melakukan pengisian jabatan definitif untuk tiga posisi direktur jenderal (dirjen) di lingkungan Kementerian Keuangan. Nama-nama kandidat untuk posisi strategis eselon I tersebut direncanakan segera diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto pada bulan depan.

Adapun langkah ini diambil Purbaya untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pada tiga direktorat jenderal yang saat ini masih dikelola oleh pejabat sementara.

"Nanti sekalian diajukan ke Presiden, awal Mei atau pertengahan Mei," ujar Purbaya.

Topik Menarik