Liam Rosenior Didepak, Gary Neville Sebut 2 Bintang Chelsea Jadi Dalang Utama Pemecatan
LONDON – Manajemen Chelsea resmi memecat Liam Rosenior setelah hanya 106 hari menjabat sejak menggantikan Enzo Maresca. Keputusan ini menyusul tren buruk klub yang menelan enam kekalahan dari tujuh laga terakhir, termasuk kekalahan memalukan 0-3 dari Brighton di matchday ke-34 Liga Inggris 2025-2026, pada Rabu 22 April 2026.
Legenda Manchester United sekaligus pengamat sepak bola, Gary Neville, bereaksi keras atas kabar ini. Neville menilai kegagalan ini bukan sepenuhnya kesalahan Rosenior, melainkan dampak dari perilaku pemain senior serta kebijakan manajemen yang dianggapnya tidak masuk akal.
1. Sentilan Pedas untuk Pemilik Klub
Neville mengecam keras dewan direksi Chelsea yang dinilainya terus melakukan kesalahan fatal dalam mengelola klub. Meskipun Rosenior memiliki kontrak berdurasi enam tahun, kesabaran pemilik klub habis dalam waktu singkat.
Neville menyarankan agar Rosenior segera melupakan masa singkatnya di London Barat dan mencari klub yang lebih stabil. Neville juga menyoroti kurangnya sosok berpengalaman di jajaran direksi dan manajemen.
"Pelatih selalu menjadi pihak yang dikorbankan, itu peran mereka. Jauh lebih mudah mendepak satu pelatih daripada 25 pemain. Pemilik klub melakukan kesalahan yang sangat besar di sini," tegas Neville kepada Sky Sports, dikutip Jumat (23/4/2026).
"Pemiliknya belum tahu apa yang mereka lakukan. Perjanjian enam atau delapan tahun yang mereka buat, entah untuk manajer atau pemain, hampir terasa seperti lelucon sejak awal," tambahnya.
2. Enzo Fernandez dan Cucurella Jadi Biang Keladi
Selain manajemen, Neville menuding dua pemain senior, Marc Cucurella dan Enzo Fernandez, sebagai sosok yang mempercepat pemecatan Rosenior. Neville merasa komentar publik kedua pemain tersebut telah merusak otoritas Rosenior di ruang ganti.
"Cucurella dan Fernandez, mungkin dua pemain berpengalaman yang dimiliki Chelsea, menjebak dalam beberapa pekan terakhir dengan menyebutkan fakta bahwa mereka pada dasarnya mencintai Maresca. Padahal, mereka juga tidak tampil baik di bawah asuhannya," sambung Neville.
Cucurella sebelumnya sempat mempertanyakan keputusan klub memecat Maresca dan menyarankan agar manajemen menunggu hingga akhir musim. Di sisi lain, Enzo Fernandez memicu kontroversi setelah agennya mengisyaratkan ketertarikan pindah ke Real Madrid.
Saat ditanya mengenai masa depannya di Chelsea musim depan, pemain asal Argentina tersebut hanya menjawab, "Saya tidak tahu."
Serangkaian insiden di luar lapangan ini, dikombinasikan dengan kegagalan mencetak gol dalam tujuh laga terakhir, diyakini menjadi faktor kunci yang membuat dewan direksi Chelsea akhirnya memutuskan untuk mendepak Rosenior.










