Gagal Kalahkan PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Muak Lihat Lini Depan Persija Jakarta

Gagal Kalahkan PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Muak Lihat Lini Depan Persija Jakarta

Terkini | okezone | Jum'at, 24 April 2026 - 00:05
share

GIANYAR Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah ditahan 1-1 oleh PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-29 Super League 2025-2026. Hasil ini memicu kekecewaan mendalam bagi sang pelatih, Mauricio Souza, yang menyoroti ketidakmampuan anak asuhnya dalam mengonversi tumpukan peluang menjadi gol kemenangan.

Pertandingan PSIM vs Persija itu digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Rabu 22 April 2026. Persija Jakarta sejatinya bermain baik sepanjang pertandingan.

Namun, Persija justru kebobolan cepat di awal babak pertama. Tendangan terukur dari Ezequiel Vidal (4') tak mampu dibendung oleh Carlos Eduardo.

Setelah itu, Macan Kemayoran –julukan Persija Jakarta– membalas lewat penalti Allano (20' (P)). Persija sempat mendapatkan penalti lagi pada menit 43, tetapi Maxwell gagal mengonversinya menjadi gol.

1. Dominasi Tanpa Gol yang Mengecewakan

Souza mengakui timnya sulit memaksimalkan peluang. Pelatih asal Brasil itu mengatakan, hasil imbang ini harus menjadi pelajaran berharga bagi Macan Kemayoran.

"Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol," kata Souza dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I-League), Jumat (24/4/2026).

Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Super League 2025-2026: Skor 1-1!

"Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, lalu kami juga memiliki satu penalti yang gagal. Saya selalu mengatakan bahwa kalau kalah itu tanggung jawab bersama dan kalau menang juga kemenangan bersama," tambahnya.

Agaknya, Souza muak dengan performa tim yang kesulitan untuk mencetak gol. Menurutnya, dominasi dalam pertandingan tak berguna jika tujuan akhir tidak tercapai.

“Kami tetap harus mampu mencetak gol. Percuma jika sudah banyak menekan pertahanan lawan, tetapi tidak berbuah gol. Sebagai pelatih, saya bisa mengontrol apa yang harus dilakukan di lapangan,” tutur Souza.

 

2. Analisis Kualitas Lawan

Meski demikian, Souza juga mengakui kualitas Laskar Mataram –julukan PSIM Yogyakarta. Dia menilai, tim besutan Jean-Paul van Gastel itu memiliki kemampuan teknis yang tinggi serta serangan balik berbahaya.

"Kami sudah membahas kualitas PSIM yang memiliki kemampuan teknis tinggi. Kami sempat melakukan satu kesalahan di lini tengah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan balik. Saya akui gol tersebut tentu merugikan bagi kami," ujar Souza.

"Namun demikian, saya melihat tim mampu bangkit dengan baik. Di babak pertama, kami berhasil menyamakan kedudukan. Kami pun sempat mendapatkan peluang melalui penalti, meski belum berhasil dimaksimalkan. Di sisi lain, lawan tidak mampu lagi menembus pertahanan kami hingga akhir pertandingan,” tuntasnya.

Hasil babak pertama PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Super League 2025-2026 persija

Hasil imbang ini membuat Persija Jakarta gagal mendekat ke pemuncak klasemen Persib Bandung. Saat ini, Macan Kemayoran duduk di posisi ketiga dengan torehan 59 poin, terpaut enam angka dari Persib yang punya jumlah laga sisa lebih banyak.

Sementara, Borneo FC menduduki posisi kedua dengan raihan 63 poin. Pesut Etam –julukan Borneo FC– juga masih punya jumlah laga sisa yang lebih banyak dari Persija Jakarta.

Topik Menarik