Timnas Italia Gantikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Gara-Gara Utusan Donald Trump?
TIMNAS Italia menggantikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 gara-gara utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump? Mengutip dari Financial Times, seorang utusan khusus Donald Trump, Paolo Zampolli, melontarkan permintaan kepada Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).
Paolo Zampolli meminta kepada FIFA agar mengganti posisi Iran di Piala Dunia 2026 dengan Timnas Italia. Permintaan ini diajukan sebagai upaya memperbaiki hubungan Amerika Serikat dengan Italia di bawah Kepemimpinan Perdana Menteri Giorgia Meloni.
Sebelumnya, Donald Trump sempat Terlibat perselisihan dengan Paus Leo XIV terkait perang dengan Iran. Kondisi inilah yang coba diperbaiki, caranya dengan mendorong FIFA agar mengganti posisi Iran di Piala Dunia 2026 dengan Italia.
1. Wacana Playoff Tambahan
Sebelumnya, jurnalis ESPN Luiz Carlos Largo melempar isu ke publik. Menurut Luiz Carlos Largo, FIFA akan menggelar playoff tambahan jika Iran benar mundur dari Piala Dunia 2026.
Playoff tambahan ini akan melibatkan empat negara. Sebanyak dua negara berasal dari UEFA, sedangkan dua lainnya dari AFC.
“Timnas Italia masih memiliki peluang mendapatkan satu kesempatan terakhir berlaga di Piala Dunia 2026,” kata Luiz Carlos Largo di akun X-nya, @LARGOESPN.
“FIFA sedang mempelajari kemungkinan menggelar playoff tambahan yang melibatkan 2 tim nasional dari Eropa dan 2 dari Asia, jika Timnas Iran dikeluarkan dari Piala Dunia 2026. Masih ada kemungkinan pencoretan ini bisa terjadi sebelum 30 April 2026,” lanjut Luiz Carlos Largo.
2. Kenapa FIFA Tak Menunjuk Wakil AFC sebagai Pengganti Iran?
Jika Iran benar mundur dari Piala Dunia 2026, kenapa FIFA tidak menunjuk wakil AFC untuk menggantikan posisi Team Melli? Menurut media Italia, Blog Sicilia, tidak ada regulasi yang mengatur bahwa negara pengganti Iran harus berasal dari AFC.
“Pasal 6.7 regulasi Piala Dunia 2026 menyebutkan jika ada tim yang mundur atau didiskualifikasi, FIFA berhak menentukan penggantinya “atas kebijakannya sendiri”. Hal itu berarti, tidak ada aturan otomatis berdasarkan ranking, serta tidak wajib memilih tim dari konfederasi yang sama,” tulis Blog Sicilia.
“Skenario yang paling banyak dibicarakan adalah mini turnamen berisi enam tim, yang akan dimainkan beberapa hari sebelum Piala Dunia 2026 dimulai. Sebanyak enam negara yang bisa dipilih adalah Italia, Denmark, Polandia, Jamaika, Bolivia dan Kosovo,” tutup Blog Sicilia.
Mengacu kepada pernyataan di atas, apakah otomatis menutup kans Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026? Sebelumnya banyak yang berharap, Timnas Indonesia dapat ambil bagian jika playoff tambahan benar digelar.










