Heboh Pengadaan Kaos Kaki Rp6,9 Miliar, Kepala BGN: Itu Perlengkapan Pendidikan SPPI
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara soal pengadaan kaos kaki. Berdasarkan data sistem pengadaan LKPP, pengadaan kaos kaki oleh Badan Gizi Nasional (BGN) nilainya mencapai sekitar Rp6,9 miliar.
Dari rincian yang beredar, harga satuan kaos kaki disebut bervariasi, mulai dari sekitar Rp34.999 hingga mencapai Rp100 ribu per pasang untuk jenis lapangan. Angka ini langsung memicu perbandingan dengan harga pasar yang umumnya jauh lebih rendah.
Dadan menekankan bahwa BGN tidak melakukan pengadaan secara langsung. Dia menjelaskan bahwa kaos kaki merupakan bagian dari perlengkapan yang diberikan saat pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
"Untuk kaos kaki, itu bukan pengadaan di BGN. Itu diberikan saat pendidikan SPPI sebagai bagian dari perlengkapan peserta yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan," kata Dadan dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (13/4/2025).
Sementara untuk pelaksanaan pendidikan SPPI, Dadan mengatakan dilakukan di Universitas Pertahanan (Unhan) dengan menggunakan anggaran dari BGN yang dikelola melalui mekanisme swakelola tipe 2. Dalam skema ini, pelaksanaan kegiatan, termasuk pengadaan perlengkapan, dilakukan oleh pihak Unhan.
"Jadi perlu dipahami bahwa pengadaan tersebut bukan dilakukan langsung oleh BGN, melainkan oleh Unhan dalam rangka pelaksanaan pendidikan SPPI," ujarnya.
Setiap penggunaan anggaran negara di lingkungan BGN, kata Dadan, telah melalui mekanisme perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








