Tanggapan Ammar Zoni Usai Pleidoi Kasus Narkoba Ditolak: Kita Hormati Hak Jaksa
JAKARTA - Aktor Ammar Zoni akhirnya menanggapi keputusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menolak seluruh isi nota pembelaan atau pleidoinya dalam persidangan kasus dugaan peredaran narkoba dalam Rumah Tahanan (Rutan) yang menjeratnya.
Alih-alih merasa kecewa, Ammar justru mengaku menghormati penolakan itu sebagai hak untuk mempertahankan argumen mereka.
Ammar juga menilai bahwa tanggapan jaksa (replik) yang tetap pada tuntutannya merupakan hal yang lumrah dalam persidangan.
"Ya pertama-tama kita hormati dulu tanggapan replik dari Jaksa. Ya itu haknya kan," ujar Ammar Zoni saat ditemui usai persidangan.
Mantan suami Irish Bella ini menegaskan bahwa pembelaan yang ia susun memuat poin-poin penting perjalanan hidupnya. Ia juga merasa penolakan tersebut menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.
"Sekarang itu bukan ditolak, itu kan dugaan. Kalau versinya Jaksa ya wajar dong, enggak mungkin Jaksa menerima berarti ya keputusan sudah langsung diputus dong udah, ya kan? Berarti bebas dong," lanjutnya.
Senada dengan kliennya, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, menyatakan pihaknya akan segera menyiapkan langkah hukum selanjutnya, yakni duplik atau tanggapan atas replik jaksa.
Dari segi hukum, Jon melihat penolakan jaksa sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di persidangan.
"Nah kami sebagai PH (Penasihat Hukum) nanti akan membuat tanggapan juga terhadap repliknya, namanya duplik. Ya itu ya masing-masing lah. Memang ada tupoksinya masing-masing," kata Jon Mathias.
Selain persoalan hukum, Ammar juga menanggapi respons suami Irish Bella yang keberatan dengan isi pleidoinya lantaran dianggap terlalu berlebihan serta mengungkit masa lalu.
Ammar mengklarifikasi bahwa dirinya tak berniat untuk menyudutkan pihak mana pun dalam nota pembelaannya tersebut.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf jika ada pihak yang merasa terganggu dengan isi pleidoi yang bocor ke publik, terutama bagi Irish Bella yang kini sudah memulai hidup baru.
"Dan di sini tidak ada yang ingin mengintervensi dari pleidoi yang saya buat gitu. Namun kalau memang dari pihak sana merasa terganggu atau merasa terintervensi gitu ya saya minta maaf. Tapi sekali lagi saya katakan tidak ada bermaksud apa-apa," pungkas Ammar Zoni.




