3 Striker Naturalisasi yang Minim Bermain di Super League 2025-2026, Nomor 1 Nyambi Jadi Youtuber
BERIKUT tiga striker naturalisasi yang minim bermain di Super League 2025-2026. Salah satunya menyambi jadi Youtuber!
Super League 2025-2026 diramaikan dengan kedatangan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di awal dan pertengahan musim. Kehadiran mereka tentu diwarnai dengan pro dan kontra.
Di satu sisi, ketiga pemain tersebut membuktikan Super League semakin kompetitif. Namun, hal itu sekaligus menimbulkan kekhawatiran turunnya level permainan para pemain naturalisasi tersebut.
Parahnya lagi, tiga di antaranya bermain sebagai striker, posisi yang sangat butuh penguatan di Timnas Indonesia. Makin celaka lagi, mereka jarang mendapat kesempatan di klub. Siapa saja? Simak ulasan berikut ini.
3 Striker Naturalisasi yang Minim Bermain di Super League 2025-2026
1. Rafael Struick
Dewa United bikin heboh saat mendatangkan pemain satu ini secara gratis pada Juli 2025. Struick memilih Banten Warriors setelah gagal bersaing di Brisbane Roar dan minim menit bermain.
Celakanya, hal serupa terulang di Dewa United. Struick, yang kini juga menyambi sebagai Youtuber, baru turun 16 kali di semua kompetisi dengan koleksi 498 menit plus catatan 1 gol dan 1 assist.
2. Jens Raven
Stiker satu ini datang ke Bali United pada Juli 2025. Raven berusia paling muda di antara pemain lain dalam daftar ini yaitu 20 tahun. Kedatangannya pun paling disesalkan.
Sebab, Raven diharapkan bisa terus membangun kariernya di Belanda. Kekhawatiran itu terbukti dengan hanya bermain 305 menit dalam 18 laga di Super League 2025-2026 meski mencatatkan 1 gol dan 2 assist.
3. Mauro Zijlstra
Pemain satu ini baru datang di bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026. Zijlstra meninggalkan FC Volendam untuk bergabung dengan Persija Jakarta dan diikat kontrak dua tahun.
Sayangnya, sejak datang, pemain berusia 21 tahun ini baru dua kali turun sebagai pengganti. Itu pun, total menit bermainnya hanya 21 menit!









