IHSG Sesi I Turun 0,79 Persen di Level 6.971
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,79 persen ke level 6.971 pada sesi penutupan perdagangan pertama, Senin (6/4/2026).
Untuk diketahui, pada sesi pembukaan di pagi hari tadi IHSG juga mengalami koreksi. Sepanjang sesi pertama, indeks tertekan, sempat menyentuh level tertinggi di level 7.154 dan level terendah di level 6.934.
Volume perdagangan tercatat di 16,74 miliar lembar saham dengan nilai transaksi di angka Rp8,4 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 1 juta kali. Dan dari sisi market cap atau kapitalisasi pasar, di angka Rp12,1 triliun.
Tercatat sebanyak 248 emiten saham mengalami kenaikan dan 449 emiten saham mengalami penurunan. Kemudian 261 emiten saham lainnya mengalami stagnan atau tidak berubah.
Tekanan terhadap IHSG terutama berasal dari mayoritas sektor yang berada di zona merah. Sektor non siklikal menjadi penekan terbesar setelah turun 1,40 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 1,32 persen dan sektor transportasi yang terkoreksi 0,85 persen.
Hore! MNC Life Bagi-Bagi Voucher Belanja Gratis ke Pembeli Asuransi Kesehatan jelang Lebaran
Selain itu, sektor keuangan turun 0,72 persen, sektor properti turun 0,29 persen, dan sektor teknologi melemah 0,79 persen. Koreksi juga terjadi di sektor kesehatan dengan tekanan sebesar 0,73 persen.
Sementara itu sektor energi menguat 0,51 persen, sektor non siklikal naik 1,81 persen, sektor bahan baku naik 0,02 persen, serta sektor industri naik 1,43 persen.
Pada daftar saham penguat tertinggi atau top gainers, Voksel Elektric (VOKS) memimpin dengan kenaikan 34,04 persen. Disusul Sinergi Inti Plastindo (ESIP) naik 29,85 persen, Ifishdeco (IFSH) menguat 24,79 persen.
Sementara itu, daftar top losers dipimpin oleh Indo Premier Investment Management (XISC) yang turun 14,89 persen. Kemudian Satria Mega Kencana (SOTS) melemah 14,58 persen, Alakasa Industrindo (ALKA) turun 14,36 persen.










