Aksi Menyentuh Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny: Kunjungi Panti Asuhan Sebelum Terbang ke Eropa
JAKARTA – Usai di FIFA Series 2026, tiga pilar Timnas Indonesia menunjukkan sisi humanis mereka. Sebelum bertolak kembali ke klub masing-masing di Eropa, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny menyempatkan diri melakukan aksi sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan di Jakarta Selatan.
Kehadiran tiga bintang Garuda pada Rabu (1/4/2026) menjadi momen spesial bagi anak-anak yatim piatu di panti asuhan tersebut. Tidak sekadar berkunjung, Jay, Kevin, dan Ole tampak membaur, menghibur, dan berbagi keceriaan, memberikan kenangan manis bagi anak-anak yayasan sebelum mereka kembali berkarier di kasta tertinggi sepak bola Benua Biru.
1. Curi Perhatian Netizen
Diketahui, Timnas Indonesia baru saja menyelesaikan dua pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026 lalu. Hasilnya, Garuda menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dan kalah 0-1 dari Bulgaria di partai final FIFA Series 2026.
Setelah laga tersebut, Diks, Romeny, dan Jay menyempatkan diri mengungi salah satu panti asuhan yang dimiliki Yayasan Aksi Nyata. Keputusan ketiga penggawa Garuda itu lantas mendapatkan respons positif dari pencinta sepakbola Tanah Air.
Pasalnya Jay, Romeny, dan Diks masih mau menyempatkan diri melakukan aksi sosial di tengah kesibukkan mereka. Jay diketahui masih memiliki agenda yang padat bersama Sassuolo di Liga Italia, begitu juga Diks di Borussia Monchengladbach (Liga Jerman), dan Romeny bersama Oxford United (Liga 2 Inggris).
Jadi, tidak heran kegiatan tiga pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut mendapatkan respons yang positif oleh para fans Garuda.
2. Masa Depan Timnas Indonesia
Bicara hasil FIFA Series 2026, Jay Idzes merefleksikan bagaimana tim sedang beradaptasi dengan gairah dan taktik segar yang dibawa pelatih baru John Herdman. Jay mengakui semangat membara sang pelatih asal Inggris itu memberikan dampak positif, mirip dengan atmosfer sepak bola Italia yang ia rasakan.
"Dia punya banyak hal baru yang ingin dia lakukan dan coba, dan saya pikir kita melakukannya dengan sangat baik dalam banyak hal," ujar Jay usai laga Timnas Indonesia vs Bulgaria.
Meski Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah tipis 0-1 dari Bulgaria di partai puncak, Jay Idzes tetap melihat adanya progres signifikan, terutama dalam penguasaan bola dan organisasi permainan. Namun, ia menekankan bahwa masih ada pekerjaan rumah di lini depan yang harus dibenahi sebelum kompetisi resmi berikutnya.
"Tentu saja kita bisa meningkatkan kemampuan menyerang dan menciptakan peluang, serta menggagalkan peluang lawan. Saya pikir bagian permainan itu sudah kita lakukan dengan cukup baik, tetapi kita bisa meningkatkannya lagi," tutup Jay.










