Gennaro Gattuso Minta Maaf Timnas Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026: Darah Saya Habis
ZENICA – Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, meminta maaf setelah gagal membawa timnya lolos ke Piala Dunia 2026. Gli Azzurri pun harus absen untuk ketiga kalinya secara beruntun sejak 2018!
Italia disingkirkan Timnas Bosnia & Herzegovina via adu penalti dengan skor 1-4 usai bermain 1-1 sepanjang 120 menit. Laga tersebut digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, Bosnia & Herzegovina, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
1. Kalah Adu Penalti
Ironisnya, Italia unggul duluan lewat Moise Kean (15’). Namun, gol Haris Tabakovic (79’) memaksa laga berakhir 1-1 di waktu normal. Usai 2x15 menit waktu tambahan tanpa gol, pemenang harus ditentukan via adu penalti.
Di momen ini, Italia bak terkena kutukan. Dua dari tiga algojo gagal menuntaskan tugasnya. Sementara, empat penendang Bosnia & Herzegovina dengan mulus menaklukkan Gianluigi Donnarumma.
Alhasil, Bosnia & Herzegovina meraih satu tiket ke Piala Dunia 2026 sebagai juara Path A Playoff Zona Eropa. Ini adalah penampilan kedua bagi mereka setelah terakhir kali pada Piala Dunia 2014.
Namun, kegagalan itu jadi aib buat Italia yang berstatus empat kali juara dunia. Mereka bahkan sudah tidak tampil di ajang tersebut sejak 2014 dan absen pada dua edisi terkini 2018 serta 2022.
2. Darahnya Habis
Tak pelak, Gattuso sampai meminta maaf kepada publik Italia atas kekalahan tersebut. Pun begitu, ia tetap bangga dengan perjuangan Moise Kean dan kawan-kawan yang tampil dengan 10 orang setelah Alessandro Bastoni di menit ke-41.
“Anak-anak tidak layak mendapat hasil ini, atas kerja keras, cinta, dan determinasi mereka. Kami punya tiga peluang dan sebagian besar dari umpan silang Bosnia membuat kami geli,” urai Gattuso, disitat dari Football Italia, Rabu (1/4/2026).
“Saya tetap bangga dengan anak-anak. Jika Anda mencolek saya dengan belati hari ini, darah saya tidak akan mengucur, sudah habis. Saya pribadi meminta maaf karena gagal tapi anak-anak ini sudah memberikan segalanya,” tandas pria yang akrab disapa Rhino itu.
Kegagalan itu membuat masa depan Gattuso sebagai pelatih Timnas Italia diselimuti tanda tanya. Patut dinanti apakah sang pelatih akan tetap menukangi tim hingga Juni 2026 atau diberhentikan oleh FIGC.










