7 Fakta Temuan Harta Karun Migas di Sumatera Selatan

7 Fakta Temuan Harta Karun Migas di Sumatera Selatan

Ekonomi | okezone | Senin, 23 Maret 2026 - 08:05
share

JAKARTA – Penemuan sumur minyak baru di Struktur Abab, Sumatera Selatan, diperkirakan memiliki potensi produksi awal hingga 505 barel minyak per hari (BOPD). Sumur yang diberi nama ABB-145 ini menjadi tambahan potensi migas baru di wilayah tersebut, setelah uji alir awal menunjukkan kemampuan produksi minyak dan gas yang menjanjikan.

Berikut fakta-fakta menarik terkait temuan harta karun migas di Sumatera Selatan, Senin (23/3/2026):

1. Sumur Baru ABB-145 dengan Potensi 505 BOPD

Potensi ini diperoleh dari hasil uji alir awal (initial flow test) yang dilakukan pada 1 Maret 2026. Dalam pengujian selama tiga jam, sumur menunjukkan kemampuan produksi minyak hingga 505 BOPD serta aliran gas sebesar 5,096 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

2. Laju Produksi Stabil di Operasi Optimal

Setelah aliran dinyatakan stabil, tim melanjutkan dengan multi rate test (MRT). Hasilnya, laju produksi stabil diperkirakan berada di kisaran 129 BOPD dan gas 1,8 MMSCFD saat sumur beroperasi optimal.

3. Sumur Pengembangan Bagian Rencana Kerja 2026

Sumur ABB-145 merupakan sumur pengembangan (infill well) yang masuk dalam program rencana kerja pengeboran 2026. Pengeboran dimulai pada 31 Januari 2026 dan selesai pada 28 Februari 2026, termasuk tahapan komplesi.

4. Teknologi Seismik 3D Jadi Kunci Penentuan Lokasi

Keberhasilan penentuan lokasi sumur ini tidak lepas dari pemanfaatan data seismik 3D terbaru yang diakuisisi pada 2023 di Lapangan Abab. Teknologi ini memberikan gambaran bawah permukaan yang lebih detail dibandingkan metode sebelumnya yang masih mengandalkan data seismik 2D.

 

5. Integrasi Data Sumur Sebelumnya Perkuat Prediksi

Data seismik kemudian diintegrasikan dengan data sumur sebelumnya, seperti ABB-140 (2023) dan ABB-143 (2025). Hasil integrasi ini menjadi dasar dalam menentukan posisi pengeboran ABB-145, sekaligus mengkonfirmasi potensi lanjutan reservoir di bagian timur laut Struktur Abab.

6. Peluang Cadangan Migas Baru Masih Terbuka

Senior Manager Subsurface Development & Planning Zona 4, Reza Nur Ardianto, menyebut temuan ini membuktikan peluang menemukan cadangan migas baru masih terbuka lebar, terutama dengan pendekatan subsurface terintegrasi dan pemanfaatan teknologi.

“Kami akan terus melakukan kajian agar potensi ini dapat dikembangkan secara optimal, sekaligus mengidentifikasi peluang lain di sekitar Struktur Abab,” kata Reza.

7. Kontribusi pada Produksi Migas Nasional

Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan bagi produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia

Topik Menarik