Lokasi Kapal Induk Prancis Terungkap Gara-Gara Aplikasi Kebugaran Strava

Lokasi Kapal Induk Prancis Terungkap Gara-Gara Aplikasi Kebugaran Strava

Terkini | okezone | Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00
share

JAKARTA – Keberadaan kapal induk Prancis Charles de Gaulle terungkap setelah seorang perwira Angkatan laut menggunakan jam tangan pintar dan aplikasi kebugaran Strave untuk melacak aktivitas larinya di kapal tersebut, menurut laporan Le Monde.

Presiden Emmanuel Macron mengerahkan satu-satunya kapal induk Prancis menuju Siprus sebagai tanggapan terhadap perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran, di mana Teheran telah menargetkan aset militer Barat dalam serangan balasan.

Pada Jumat, (20/3/2026) Le Monde melaporkan pada Jumat bahwa mereka dapat mengidentifikasi perkiraan posisi waktu nyata kapal perang sepanjang 262 meter tersebut melalui data yang tersedia untuk umum dari platform Strava. Dengan menganalisis data geolokasi dari profil publik pelaut muda tersebut, surat kabar itu mencocokkannya dengan citra satelit dari Badan Antariksa Eropa yang menunjukkan Charles de Gaulle dan kelompok serangnya sekitar 100 km dari pantai Turki.

Rute jogging yang direkam pada 13 Maret tampak sebagai pola zig-zag, menunjukkan bahwa individu tersebut berlari mengelilingi dek kapal yang bergerak, meskipun kapal spesifik tersebut tidak diidentifikasi secara langsung, kata laporan itu.

 

Kekhawatiran keamanan terkait aplikasi kebugaran dan personel militer telah muncul selama bertahun-tahun, terutama selama penugasan di luar negeri. Strava, layanan yang berbasis di San Francisco dan diluncurkan pada 2009, memperbarui kontrol privasinya setelah sebuah laporan tahun 2018 menemukan bahwa fitur visualisasi 'Global Heatmap' secara tidak sengaja memetakan beberapa instalasi militer Barat.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Prancis menggambarkan kasus terbaru ini sebagai pelanggaran aturan keamanan operasional, seperti yang dilaporkan Le Monde, menambahkan bahwa mereka mengidentifikasi beberapa anggota militer yang membagikan data lokasi atau gambar dari misi angkatan laut secara daring.

Meskipun Prancis tidak bergabung dengan kampanye pengeboman AS-Israel terhadap Iran atau mengerahkan pasukan angkatan lautnya untuk misi pengawalan di Selat Hormuz, yang secara efektif telah diblokir oleh Iran, Prancis tetap terkena dampak permusuhan tersebut.

 

Serangan pesawat tak berawak oleh pasukan sekutu Iran telah dilaporkan terhadap setidaknya dua fasilitas militer Prancis di Timur Tengah, termasuk di Irak di mana seorang tentara Prancis tewas dan enam lainnya terluka.

Topik Menarik