John Herdman Satu-satunya Pelatih Timnas Indonesia yang Menang di Laga Debut?
JOHN Herdman satu-satunya pelatih Timnas Indonesia yang menang di laga debut dalam 6 tahun terakhir? Pelatih asal Inggris, John Herdman, akan menjalani debut sebagai juru taktik skuad Garuda saat menjamu Saint Kitts and Nevis di laga perdana FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.
Jelang mengarungi FIFA Series 2026, John Herdman memanggil 41 pemain. Dari 41 pemain itu, John Herdman akan mencoret 18 nama, mengingat hanya 23 personel yang diizinkan masuk daftar susunan pemain.
1. Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Kalah di Laga Debut
Dalam enam tahun terakhir, ada tiga pelatih yang membesut Timnas Indonesia. Sebelum John Herdman, ada Shin Tae-yong (2020-2025) dan Patrick Kluivert (2025) yang menangani Timnas Indonesia.
Meski diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 28 Desember 2019, Shin Tae-yong butuh 1,5 tahun untuk menjalani debut sebagai juru taktik skuad Garuda. Debut Shin Tae-yong sempat tertunda karena adanya Covid-19.
Hasilnya di laga debut pada 29 Mei 2021, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong kalah 1-3 dari Oman. Bagaimana dengan Patrick Kluivert?
Di laga debut sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 20 Maret 2025, Patrick Kluivert memimpin skuad Garuda untuk menantang Australia. Hasilnya, Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert dihajar Australia 1-5.
2. Peluang John Herdman Hentikan Kutukan Pelatih Debutan
Setelah enam tahun berlalu, ada peluang John Herdman menghentikan kutukan yang dialami Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Sebab, secara level lawan, Timnas Indonesia tidak dihadapkan dengan lawan kuat di laga perdana FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia saat ini menempati peringkat 121 dunia, sedangkan Saint Kitts and Nevis di posisi 154 dunia. Selain itu, sejumlah pemain Timnas Indonesia berkarier di kompetisi-kompetisi top Eropa.
Beberapa di antaranya ada Kevin Diks yang membela Borussia Monchengladbach, Jay Idzes (Sassuolo), Emil Audero (Cremonese), Maarten Paes (Ajax Amsterdam) hingga Calvin Verdonk (LOSC Lille). Sementara Saint Kitts and Nevis, mayoritas pemain mereka eksis di kompetisi lokal.










