Kisah Max Verstappen, Juara Dunia F1 yang Penasaran dengan Puasa Ramadhan
KISAH Max Verstappen sang juara dunia F1 yang penasaran dengan puasa Ramadhan menarik untuk diulas. Sebab, ia sampai bertanya cukup detail kepada rekan setimnya.
Verstappen kedatangan rekan setim baru di F1 2026 yakni Isack Hadjar. Pria berpaspor Prancis itu naik kelas setelah musim lalu tampil apik bersama Visa Cash Apps Racing Bulls.
1. Ramadhan
Kebetulan, F1 2026 dimulai saat Bulan Suci Ramadhan tepatnya di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, pada 6-8 Maret. Hadjar pun berusaha menaati kewajiban berpuasa.
Verstappen yang penasaran lalu bertanya kepada rekan setimnya itu. Sebab, pembalap F1 biasanya harus menyiapkan fisik yang prima selama pekan balapan.
“Kamu mengatasi ini semua dengan baik? Kamu tidak makan dan minum, kan (selama Ramadhan)?” kata Verstappen dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @oliemoliev, dikutip Selasa (17/3/2026).
“Maksudmu? Aku tidak puasa saat pekan balapan,” jawab Hadjar.
“Tepat, aku penasaran apakah kamu (puasa),” timpal Verstappen.
“Aku tidak bisa (puasa), sebaliknya (jika puasa) aku akan pingsan. Aku tidak puasa (sejak) kemarin,” kata Hadjar.
“Kalau di rumah, kamu bisa dengan mudah melakukannya (puasa), kan?” tanya Verstappen lagi.
“Ya. Aku (juga) biasanya berlatih jelang waktu berbuka,” tutup Hadjar.
2. Keturunan Aljazair
Percakapan itu jelas langsung mencuri perhatian di kalangan penggemar F1. Pasalnya, Hadjar tidak pernah terang-terangan mengatakan beragama Islam.
Memang, pembalap tim Red Bull Racing itu memiliki darah keturunan Aljazair dari orangtuanya. Fans kini jadi tahu Hadjar ternyata seorang Muslim dan sangat taat menjalankan perintah agama.










